Categories: PEGUNUNGAN

Deklarasi Minum Tablet Tambah Darah Warnai Peringatan Hari Gizi Nasional di Mamteng

Siswa-siswa SMP dan SMA Mamberamo Tengah saat deklarasi minum tablet tambah darah bagi remaja di Pasar Kobakma, Kamis (30/1) lalu. ( foto: Humas Mamteng for Cepos)

KOBAKMA-Peringatan hari Gizi Nasional di Kabupaten Mamberamo Tengah (Mamteng) diwarnai dengan deklrasi minum tablet tambah darah bagi remaja guna  mencegah stunting.

Deklarasi tersebut dilakukan siswa-siswi SMP dan SMA Kabupaten Mamberamo Tengah yang dipusatkan di Pasar Kobakma, Kamis (30/1) lalu.

  Hadir dalam acara tersebut, Bupati Ricky Ham Pagawak, SH,MSi, Wakil Bupati Yonas Kenelak, S.Sos, Kapolres Jayapura AKBP Deny Herdiana dan Muspida. 

 Selain deklarasi minum tablet tambah darah untuk remaja oleh siswa SMP dan SMA, peringatan hari Gizi Nasional diwarnai pula kegiatan jalan santai, pengobatan gratis dan lomba mars stunting oleh siswa-siswi SD hingga SMA dan kuis berhadiah.

   Bupati Ricky Ham Pagawak (RHP) memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan yang selalu proaktif upaya meningkatkan kualitas kesehatan di Mamberamo Tengah, khususnya bagi orang asli Papua.

  Menurutnya, faktor kesehatan menjadi sangat penting bagi tumbuh kembangnya seseorang mulai dari anak hingga dewasa. Untuk itu sejak remaja wajib minum obat tambah darah untuk mencegah stunting.

  Dia meminta, dinas kesehatan untuk terus meningkatkann pelayanannya bagi orang Papua dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.

  Pada kesempatan itu RHP, memberikan sejumlah pertanyaan terkait dengan kesehatan untuk dijawab para siswa. Yang berhasil menjawab mendapatkan uang sebesar Rp 1 juta per orang.

  Kepala Dinas Kesehatan Marthen Sagrim menjelaskan, pelaksanaan Hari Gizi Nasional yang ke 60 yang sebenarnya jatuh pada tanggal 25 Januari.“Namun, puncak acaranya kita laksanakan pada hari tanggal 30 Januari 2020 yang dipusatkan di Pasar Kobakma,”terangnya.

  Menurutnya, pelaksanaan hari Gizi Nasional di pasar itu bertujuan bagaimana menurunkan angka stunting di Kabupaten Mamberamo Tengah dengan sasaran anak – anak usia sekolah mulai dari SD – SMA.

  Dia menjelaskan, pelaksanaan ini   sesuai dengan tahapan yang harus dilakukan dalam penurunan angka stunting. Dimana kurang lebih ada tujuh tahapan. “Yang sudah dilakukan adalah bagaimana penggalangan komitmen dari pemerintah daerah dalam mempresentase stunting kemarin yang diumumkan di Jakarta bahwa dalam perencanaan untuk kabupaten Mamberamo Tengah termasuk yang terbaik. Itulah yang harus kami ikuti dalam hal mengaplikasikan di masyarakat lewat keterlibatan semua yang ada dalam hal mengarahkan kepada masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat,”jelasnya.

  Selain itu katanya, faktor mengkonsumsi makanan bergizi juga menjadi bagian penting dalam penanganan masalah stunting.(Humas)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Kendalikan Inflasi, Gubernur Instruksikan Enam Langkah

Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…

1 day ago

Wali Kota Terima Aspirasi 314 K2 Asli Port Numbay

Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…

1 day ago

Komnas HAM Tolak Draft RUU HAM

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…

1 day ago

Warga Tak Perlu Lagi Bolak-Balik ke Pengadilan Untuk Sidang Adminitrasi Kependudukan

Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…

1 day ago

Bentuk Staf Khusus Adat, Wali Kota Libatkan Para Ondoafi

Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…

1 day ago

OAP Harus Jadi Pusat Utama Pembangunan

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…

2 days ago