Dandim 1702/ Jayawijaya juga menekankan, Intinya tuntutan dari berbagai organisasi kemahasiswaan ini masih sama, karena kehadiran TNI non organik dinilai menanggau aktifitas masyarakat, akan tetapi dalam pertemuan sebelumnya sudah disampaikan bahwa, TNI berkomitmen untuk berada dibelakang masyarakat, mendukung kegiatan yang pro masyarakat.
“Karena ini suara aspirasi yang harus disalurkan maka kami sudah sarankan untuk tindak lanjut sesuai prosedur dengan melibatkan Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif untuk sama -sama membahas permasalahan ini,” jelas Reza.
Reza Mamoribo juga menambahkan jika, mudah -mudahan kedepan aktifitas seperti ini sudah selesai dan aspirasi dari masyarakat bisa terdengar oleh pemerintah pusat, dan keputusannya akan ditunggu seperti apa, kalau untuk TNI berarti dari mabes TNI. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Penilaian itu disampaikan PAHAM Papua menyusul laporan polisi yang didaftarkan Mama Yasinta di Polda Metro…
Bagi masyarakat Kamoro, Karapao bukan sekadar selebrasi visual. Ini adalah poros warisan leluhur yang melilitkan…
Pemerintah Distrik Sentani terus bergerak melaksanakan program relokasi dan penataan ulang Pasar Lama Sentani, sebuah…
Menurutnya kejadian ini bermula saat beberapa warga sedang mencari ikan di sekitar Kali Ariyau sekitar…
Sengketa pergantian kepala kampung antara asosiasi 328 kampung dengan Pemkab Jayawijaya memasuki tahap akhir. Ya,…
Guna menjaga situasi kamtibmas yang ada di wilayah Kota Wamena, Polres Jayawijaya kembali melakukan razia…