Categories: PEGUNUNGAN

Mediasi Penyelesaian Konflik Wouma dan Asolokoba Menuju Pada Perdamaian

WAMENA – Upaya Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, Pemkab Jayawijaya dan Pemkab Lanny Jaya untuk mengakhiri konflik sosial anatara masyarakat Wouma dan Asolokobal yang kian memakan waktu 3 pekan nampaknya mulai menunjukan hasil positif dan menuju kepada perdamaian antara kedua belah pihak.

Mediasi ke 3 atas konflik tersebut dilakukan pada senin (1/7) di salah satu hotel di Wamena. Pertemuan itu dihadiri langsung oleh Pj. Gubernur Papua Pegunungan, Velix Vernando Wanggai, bersama Pj. Sekda, Pj. Bupati Jayawijaya, Sekda Lanny Jaya, ketua MRP, ketua LMA Jayawijaya, Dandim 1702 Jayawijaya, Theo Hesegem selaku mediator dan sejumlah tokoh penting lainnya.

pertemuan yang dimulai sekitar pukul 16.30 tersebut, hadir juga perwakilan tokoh masyarakat dari Kurima dan Lanny Jaya, sementara perwakilan dari Asolokobal tidak bisa hadir karena terlampau sore. Informasi yang dihimpun masyarakat Asolokobal prinsipnya sepakat berdamai dan tidak berkonflik lagi.

Usai pertemuan, Pj. Gubernur Papua Pegunungan,Dr Velix Vernando Wanggai, SIP, M.P.A  mengatakan, poin penting dalam pertemuan ini adalah keinginan dari kedua belah pihak untuk menghentikan pertikaian dan bersama-sama menuju perdamaian atau kesepakatan damai.

“Itu poin pertama yang pemerintah apresiasi dan yang kedua adalah pemerintah provinsi turut memfasilitasi langkah – langkah menuju inisiasi perdamaian berbasis adat. Tentu pemerintah provinsi akan memberikan dukungan untuk acara inisiasi adat itu baik Asolokobal dan Wouma,”ungkapnya kemarin

Dikatakan, dukungan pemerintah dimaksudt bukan dalam bentuk ganti rugi ataupun bayar kepala atas korban meninggal akibat perang suku, melainkan dukungan untuk mempercepat dalam menuju inisiasi perdamaian secara adat tersebut.

“Kami berharap inisiasi adat itu dilakukan dalam waktu yang sesegerah mungkin dalam minggu ini. Kami akan mengutus wakil kami kepada kedua bela pihak untuk membahas langkah – langkah penyelesaian inisiasi adat itu” kata Wanggai

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Wamen HAM: Papua Bukan Tanah Kosong

Menurutnya, selama ini pembangunan di Papua belum sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat. Ia menilai…

32 minutes ago

PSN Tak Bisa Langsung Ditolak atau Diterima

Menanggapi hal itu, Anggota DPR Papua, Alberth Merauje menegaskan bahwa persoalan PSN tidak dapat serta-merta…

2 hours ago

18 Tahun ‘Disclaimer’, Pemkab Waropen Akhirnya Raih Opini WDP dari BPK

Pemerintah Kabupaten Waropen mengukir sejarah baru dalam tata kelola keuangan daerah. Setelah selama 18 tahun…

2 hours ago

Pangdam XXIV Mandala-Trikora Minta Diundang Nobar Pesta Babi

Pangdam menengaskan, pihaknya tidak melakukan pelarangan ketika ada yang mau putar dan nonton bareng. Bahkan…

7 hours ago

Di Balik Hangatnya Herbal Kemasan, Ada Risiko untuk Hati

Salah satu bahan yang memberikan rasa hangat dan aroma khas pada banyak obat herbal kemasan…

8 hours ago

Sambangi Jayapura, Dedi Mulyadi Ingatkan Pembangunan Jangan Hilangkan Identitas

Ya, pria yang biasa disapa Bapa Aing ini menyambangi Kota Jayapura untuk mengikuti kegiatan Konferensi…

12 hours ago