Belum lagi kalau ada pasien yang dalam keadaan mengkonsumsi alkohol dan kecelakaan lalu datang dalam keadaan kritis mereka datang ke UGD, pastinya semampunya akan dilakukan petugas kesehatan untuk melakukan tindakan dengan fasilitas yang ada, tenaga tetapi kadang jugadisalahkan oleh masyarakat itu atau keluarga itu.
“Saya rasa ini harus kita luruskan duduk persoalannya, harus tetap memahami dan mengerti baik sebenarnya siapa yang salah, petugas atau keluarga dari pada pasien itu, Saya rasa stegmen atau cara pandang orang seperti ini salah,”kata Lesman Tabuni
Di tempat yang sama Plt Direktur RSUD Wamena dr. Charles Manalagi, Sp.Og menyatakan kemarin ada warga yang sengaja menyebarkan informasi di media sosial jika ada perawat RSUD Wamena yang membahayakan pasien bahkan membunuh pasien bahkan ada tanggapan berupa ancaman untuk membunuh perawat tersebut.
“Ini yang perlu kami tegaskan disini bahwa petugas kesehatan RSUD Wamena tidak pernah sama sekali ada niat untuk mencelakakan pasien karena itu memang sumpah kami, kami bersumpah untuk melakukan pelayanan kesehatan, dan kami bersumpah menjujung tinggi keselamatan pasien,” tegasnya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Pegunungan mendorong penyelenggaraan pekan olahraga daerah atau Porda guna…
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Papua, Arya Sinulingga, akan melakukan koordinasi dengan pengurus PSSI Papua…
Presiden Direktur NCK, Owen Rahadiyan, mengaku puas terhadap perkembangan permainan tim selama masa pemusatan latihan…
- Sebanyak 89 crosser akan saling adu kecepatan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grasstrack Region VI,…
Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…
Merespon terkait dengan kasus tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…