Hal yang sama juga dikeluhkan oleh Mama Yohana Kogoya, salah satu pedagang di Pasar Potikelek mengaku jika memang ada penurunan daya beli masyarakat dan hal ini sangat dirasakan pedang kecil dipasar ini, namun ia sendiri tak tahu penyebabnya.
“Barang jualan saya tidak laku hingga 2-3 hari. Terkadang jika produk sudah tak layak lagi dijual maka dibuang atau bisa dimanfaatkan sebagai makanan ternak,” ucapnya.
Ia menambahkan meskipun situasi jualan semakin sulit, namun Mama Yohana tetap bertahan untuk berjualan dalam pasar potikelek dan berharap ada solusi atau program dari pemerintah daerah yang dapat menghidupkan kembali daya beli masyarakat.
“Saya berharap ada dukungan dari pemerintah setempat dapat melahirkan program yang bisa mengangkat daya beli masyarakat agar aktivitas ekonomi di pasar ini kembali berjalan baik,” tutupnya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
“Perbatasan tidak boleh hanya dipandang sebagai garis pemisah, tetapi harus menjadi ruang perjumpaan, ruang…
Stok beras di Merauke, Papua Selatan, mulai mengalami penurunan sejak Agustus 2026. Kondisi tersebut dipengaruhi…
Penegasan tersebut terutama ditujukan kepada pedagang yang berasal dari luar wilayah Kota Jayapura, seperti…
Papua Selatan dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kawasan strategis dalam pembangunan lumbung…
Abisai mengatakan, keberadaan area parkir menjadi salah satu bagian penting dalam penataan pasar. Masyarakat…
Maraknya aksi tawuran yang berulang pada malam hari memaksa aparat kepolisian memperketat pengawasan di titik-titik…