Categories: MERAUKE

Uskup Mandagi Undang Paus Fransiskus ke Merauke

MERAUKE- Berjumpa di Vatikan, Uskup Agung Keuskupan Agung Merauke, Mgr Petrus Canisius Mandagi, MSC mengutarakan harapannya secara pribadi kepada Paus Fransiskus. Dirinya dan sekaligus umat Katolik di Keuskupan Agung Merauke sangat berharap, Paus Fransiskus berkenan datang di Merauke, jika pimpinan Gereja Katolik Sedunia itu mengunjungi Indonesia.

Demikian diceritakan Mgr PC Mandagi setibanya kembali di Indonesia, di Jakarta Rabu (28/9). Mgr Mandagi bertemu dengan Paus Fransiskus di Vatikan, Rabu (21/9).

“Saya mengutarakan kepada paus bahwa umat Katolik di Keuskupan Agung Merauke  sangat berharap bahwa Paus Fransiskus berkenan berkunjung ke Merauke. Tentu kehadiran itu baru dapat terlaksana yang paling utama adalah jika Paus Fransiskus datang berkunjung ke Indonesia.

Saya juga meyakini bahwa umat Katolik seluruh Papua memiliki harapan yang sama,” ujar Uskup Agung Merauke seperti press release yang diterima media ini dari Pendiri Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) AM Putut Prabantoro, Kamis, (29/9).

Pertemuan dan harapan Mgr Mandagi saat bertemu Paus Fransiskus ini menindaklanjuti pernyataannya setahun yang lalu saat menerima kunjungan Pendiri Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) AM Putut Prabantoro, dan  yang sekaligus juga Presidium Bidang Komunikasi Politik ISKA (Ikatan Sarjana Katolik Indonesia), di Merauke (1/6).

Dalam pertemuan itu, Mgr Mandagi menegaskan, dirinya  akan mengundang Paus Fransiskus untuk berkunjung ke Merauke saat pimpinan Gereja Katolik Sedunia itu mengadakan lawatan ke Indonesia.

Bagi Mgr Mandagi, terbentuknya wilayah Papua Selatan menjadi provinsi baru hasil pemekaran di Papua merupakan pemecahan strategis dan sekaligus penyelesaian atas masalah Wilayah Papua termasuk konfliknya.

Sebagai Uskup Agung dirinya juga ingin menyampaikan pesan kepada dunia bahwa Papua tidak seperti suara-suara para propagandais dan pendukung pemisahan diri Papua dari NKRI.

“Kami di Wilayah Papua Selatan hidup dalam damai, toleran dan kerukunan antar suku sungguh terlihat. Konflik bukan berada di Wilayah Selatan. Dunia harus tahu Papua itu seperti apa dan saya ingin menegaskan bahwa Papua adalah wilayah NKRI. Saya ingin Papua diselesaikan secara damai, cepat dan tanpa dendam,” ujar Mgr Mandagi setahun yang lalu.(ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Pemprov Papua Siapkan Mudik Gratis Nataru

   Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…

16 hours ago

Presiden Harus Bersikap Setelah Gereja Beri Sinyal

Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…

17 hours ago

Bangunan Pasar di Perbatasan RI-PNG Mulai Rusak, PAD Tak Maksimal

   Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…

17 hours ago

Prabowo Persilakan KPK Periksa Menterinya

Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…

18 hours ago

Selesaikan Konflik, Pimpinan Daerah Diminta Rangkul Semua Pihak

Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…

18 hours ago

Uncen Berduka, Jangan Ada Palang Memalang

Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…

19 hours ago