

Petugas menunjukan telur burung paruh bengkok yang berhasil menggagalkan penyelundupan dari Merauke menuju Surabaya melalui Cargo Bandara Mopah Merauke, Minggu (23/8) lalu. (foto:Humas BKHIT Papsel/Cepos)
MERAUKE — Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Papua Selatan menggagalkan upaya penyelundupan 115 butir telur burung paruh bengkok dari Merauke menuju Surabaya.
Penggagalan dilakukan dalam dua kejadian berbeda pada 20 dan 23 Agustus 2026 lalu di Terminal Keberangkatan Bandara Mopah, Merauke. Petugas Karantina bersama Aviation Security (Avsec) Bandara Mopah menemukan telur tersebut dalam pemeriksaan barang bawaan penumpang.
Pada kejadian pertama, pemeriksaan X-Ray pada 20 Agustus mendeteksi barang mencurigakan. Pemeriksaan bersama Karantina, Avsec, dan Satgas kemudian menemukan 38 butir telur yang dikemas menggunakan kapas dan tisu.
Tiga hari kemudian, petugas kembali menemukan 77 butir telur dalam dua kotak dengan modus pengemasan serupa. Dari hasil pemeriksaan dan keterangan penumpang, telur-telur tersebut diketahui akan dibawa dari Merauke menuju Surabaya untuk diserahkan kepada pihak lain. Barang bawaan tersebut kemudian ditahan petugas BKHIT Papua Selatan untuk penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan.
Page: 1 2
Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…
Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…
Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…
Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…
Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…
Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…