Categories: MERAUKE

Tuntut Ganti Rugi, SMAN 3 Merauke Sempat Dipalang 

MERAUKE – SMA Negeri 3 Merauke yang ada  di  Jalan Kamizaun, Kelurahan Rimba Jaya Merauke atau depan Universitas Negeri Merauke sempat dipalang oleh Simson Reotra sebagai pihak yang mengaku pemilik hak ulayat dari tanah tersebut.

Pemalangan yang dilakukan oleh yang bersangkutan tersebut sempat mengancam 40 siswa dari sekolah itu tidak mengikuti PMBK yang digelar secara online di sekolah tersebut.

Namun setelah dilakukan negosiasi  antara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Merauke  Stephanus Kapasiang, S.Pd, sehingga pemilik hak ulayat memperkenankan anak-anak masuk dalam sekolah.

‘’Tadi setelah Kepala Dinas Pendidikan datang, kemudian bicara dengan beliau (Simson Reotra. Setelah  itu, beliau sendiri yang cabut  janur kuning yang sempat dia pasang,’’ kata Kepala Sekolah SMAN 3 Merauke,  Elis Saragih saat ditemui media ini. Pemalangan yang dilakukan di sekolah tersebut sempat membuat jalan Kamizaun macet.

Pasalnya, di jalan Kamizaun tersebut, selain ada Unmus dan SMAN 3 Merauke juga ada SMKN 2 dan SMKN 3 Merauke yang siswanya  mencapai  ribuan orang.  Elis Saragih menyebutkan bahwa tuntutan ganti rugi tanah yang dilakukan oleh yang bersangkutan sedang berproses di Pengadilan Negeri Merauke. Sebab, lahan sekolah sudah bersertifikat. ‘’Sebenarnya sedang berproses di pengadilan,’’ jelasnya.

  Ditambahkan, pemalangan ini merupakan yang pertama kalinya sejak dirinya memimpin sekolah itu. ‘’Ini yang pertama kalinya, sejak saya jadi kepala sekolah di sini selama kurang lebih 1 tahun,’’ pungkasnya.

Secara terpisah, Kabag Hukum Setda Kabupaten Merauke Viktor Kaisiepo, SH, M.Kn, mengakui, jika tuntutan ganti rugi yang yang bersangkutan  tersebut sedang berproses di Pengadilan Negeri Merauke. Ini karena lahan sekolah tersebut sudah bersertifikat. (ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Dari Lab Sederhana di Dok II, Lahir Harapan Baru Tenaga Kesehatan Papua

“Kampus ini dibangun untuk menjawab masalah kesehatan di Papua yang belum selesai-selesai,” ungkap mantan Kepala…

54 minutes ago

Film Pesta Babi Bikin Publik Bertanya, Ada Apa dengan Papua?

Pemutaran film dokumenter Pesta Babi di Kedai Kopi One Milly, kawasan Skylan, Kota Jayapura, Selasa…

2 hours ago

LBH Papua: Dogiyai Berdarah, Pelanggaran HAM Berat!

LBH Papua menilai operasi penyisiran aparat keamanan di sejumlah wilayah Kabupaten Dogiyai setelah peristiwa tersebut…

3 hours ago

Di Sentani, Pejalan Kaki Tewas Akibat Tabrak Lari

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan,melalui Kasat Lantas Polres Jayapura AKP Robertus Rengil menjelaskan korban…

4 hours ago

Lagi, Kantor Distrik Sentani Dipalang

Lagi-lagi Kantor Distrik Sentani di palang oleh pemilik hak ulayat,mereka menuntut Pemerintah Kabupaten Jayapura harus…

5 hours ago

Pertanyakan Kinerja Penyidik dan BPK yang Beri Opini WTP Kota Jayapura

Perkara yang menyeret mantan Bendahara SMA Negeri 4 Jayapura Parmi Milka Mugiutomo, sebagai terdakwa utama…

6 hours ago