Karena itu, Kapolres meminta baik kepada parpol maupun para peserta untuk menunggu jadwal kampanye tersebut. Terhadap pemasangan baliho di Merauke agar dirapikan agar tidak merusak pemandangan kota Merauke.
‘’Waktu dan tempat yang digunakan kampanye semuanya sama baik partai besar maupun partai kecil, Polisi bersama KPU, Bawaslu, Satpol PP akan tertibkan baliho-baliho yang ada di Kota Merauke yang tidak sesuai dengan aturan,” katanya.
Kapolres juga menegaskan bahwa pada Pemilu 2024, TNI dan Polri netral. Tidak ada yang berpolitik. TNI dan Polri akan bekerja secara professional dan tidak ada hal-hal yang menjadi hambatan pada Pemilu dan legislatif di Merauke.
Pada kesempatan tersebut Kapolres juga meminta 5 Parpol yang belum menandatangani kesepakatan Pemilu damai, siap kalah dan menang untuk segera datang ke Polres Merauke menandatangani kesepakatan tersebut. ‘’Pada kesempatan pertama ini, saya minta kepada 5 Parpol peserta pemilu yang belum menandatangani pemilu damai, siap kalah dan menang untuk segera datang ke Polres tandatangan,’’ tandasnya. (ulo)
Page: 1 2
Suster Yosephin Temelap mengatakan, api muncul dengan cepat diduga dari area dapur. Saat itu aktivitas…
Pemerintah Provinsi Papua menyatakan produksi telur ayam di empat kabupaten kini telah melampaui kebutuhan harian…
Para pengelola pantai dan penyedia jasa penyewaan pondok wisata kini harus menelan pil pahit…
Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi, M.S.C., Uskup…
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard J. Nahumury, mengatakan Festival Port…
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM)…