Karena itu, Kapolres meminta baik kepada parpol maupun para peserta untuk menunggu jadwal kampanye tersebut. Terhadap pemasangan baliho di Merauke agar dirapikan agar tidak merusak pemandangan kota Merauke.
‘’Waktu dan tempat yang digunakan kampanye semuanya sama baik partai besar maupun partai kecil, Polisi bersama KPU, Bawaslu, Satpol PP akan tertibkan baliho-baliho yang ada di Kota Merauke yang tidak sesuai dengan aturan,” katanya.
Kapolres juga menegaskan bahwa pada Pemilu 2024, TNI dan Polri netral. Tidak ada yang berpolitik. TNI dan Polri akan bekerja secara professional dan tidak ada hal-hal yang menjadi hambatan pada Pemilu dan legislatif di Merauke.
Pada kesempatan tersebut Kapolres juga meminta 5 Parpol yang belum menandatangani kesepakatan Pemilu damai, siap kalah dan menang untuk segera datang ke Polres Merauke menandatangani kesepakatan tersebut. ‘’Pada kesempatan pertama ini, saya minta kepada 5 Parpol peserta pemilu yang belum menandatangani pemilu damai, siap kalah dan menang untuk segera datang ke Polres tandatangan,’’ tandasnya. (ulo)
Page: 1 2
Terkait dengan THR, Pemerintah Kabupaten Keerom telah menyiapkan dana yang cukup besar, yakni mencapai Rp18…
Sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah, Bupati mengumumkan total anggaran sebesar Rp 2 miliar yang dialokasikan…
Pulau kecil ini menjadi saksi awal masuknya Injil di wilayah Tabi—yang meliputi Jayapura, Sarmi, dan…
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini menyebabkan kerugian material yang diperkirakan cukup besar karena…
Pemerintah Teheran kemudian mengumumkan masa berkabung nasional selama 40 hari. Ketidaksenangan Trump mencerminkan harapan Washington…
Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan, Presiden Prabowo telah memitigasi berbagai…