

Salah satu stand pameran yang ditampilkan dalam kegiatan pameran yang dilaksanakan LPP RRI Jayapura bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Rabu (25/10) (foto: Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura menggelar pameran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau P5 di halaman Kantor LPP RRI Jayapura, selama tiga hari, dari 23-25 Oktober 2023. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan Festival Pelajar Nusantara atau FPN yang diselenggarakan oleh LPP RRI Jayapura.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Abdul Majid menjelaskan, melalui kegiatan itu memberikan waktu dan panggung, apresiasi kepada para peserta didik untuk berkarakter mengapresiasi diri dalam rangka mengimplementasikan nilai-nilai profil belajar pancasila.
Kata dia, ada enam nilai profil pelajar Pancasila dan dari sejak awal kegiatan sudah tereksplorasi. Diantara nilai itu adalah kebinekaan global.
“Saya melihat nilai nilai itu di Kota Jayapura sudah terimplementasi baik, bahwa keberagaman dan perbedaaan itu adalah niscaya yang terus kita pupuk dan ini menjadi potensi nilai kekuatan generasi muda menjelang rangkaian Hari Sumpah Pemuda di tingkat Kota Jayapura,” bebernya.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1, Kota Jayapura, Purnama Sinaga mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya kegiatan itu adalah wadah bagi anak anak umtuk menampilkan bakat dan minat siswa, dimana mereka juga bisa lebih eksplor dan berinovasi.
“Melalui stand pameran ini kami juga bisa menunjukan produk produk yang sudah kami hasilkan melalui tema tema dari profil belajar pancasila itu sendiri,” kata Purnama Sinaga, Kamis (25/10).
Page: 1 2
Perayaan HUT Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) ke-76 yang dipusatkan…
Dalam seruan tersebut, KWI menilai situasi sosial di Indonesia menunjukkan adanya luka sosial yang semakin…
Setelah dipalang aktivitas pelayanan Kantor Distrik Sentani untuk sementara dipindahkan ke Kantor Kelurahan Hinekombhe. Hal…
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…
Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…
Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…