

Fauzun Nihayah (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE– Terkait pernyataan salah satu tokoh adat Marind di Kabupaten Merauke Kasimirus Gebze yang menyoroti kehadiran PSN di Kabupaten Merauke mendapat tanggapan dari Wakil Bupati Merauke Fauzun Nihayah.
Dimintai tanggapanannya sehubungan dengan sorotan dari Tokoh Adat Marind Merauke tersebut, Wabup Fauzun Nihayah mengatakan bahwa pro kontra sudah pasti dan itu hal biasa. Namun yang paling penting adalah dengan hadirnya PSN ini bagaimana partisipasi masyarakat betul-betul dilibatkan dalam PSN tersebut.
‘’Tidak bisa hanya satu dua orang yang kerja tapi ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Yang penting bagaimana hak-hak masyarakat adat juga kita hargai dengan baik,’’ tandas Fauzun Nihayah.
Soal hutan yang banyak ditebang, menurut Fauzun Nihayah, tinggal dikomunikasikan dengan pihak perusahaan.
‘’Kemarin beliau juga sampaikan salah satu perusahaan yang dimaksud. Tinggal dikomunikasikan. Kalau memang bukan masuk dalam wilayah adat mereka maka perusahaan ini juga harus konsekuensilah. Jadi saling pengertian saja,’’ jelasnya.
Page: 1 2
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…
Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga.…
Langkah-langkah strategis ini telah mendapat lampu hijau dan penguatan langsung dari Presiden. "Kami melaporkan kepada…
Komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak ini, diwujudkan Kanwil Ditjenpas melalui kegiatan sosialisasi…