

Fauzun Nihayah (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE– Terkait pernyataan salah satu tokoh adat Marind di Kabupaten Merauke Kasimirus Gebze yang menyoroti kehadiran PSN di Kabupaten Merauke mendapat tanggapan dari Wakil Bupati Merauke Fauzun Nihayah.
Dimintai tanggapanannya sehubungan dengan sorotan dari Tokoh Adat Marind Merauke tersebut, Wabup Fauzun Nihayah mengatakan bahwa pro kontra sudah pasti dan itu hal biasa. Namun yang paling penting adalah dengan hadirnya PSN ini bagaimana partisipasi masyarakat betul-betul dilibatkan dalam PSN tersebut.
‘’Tidak bisa hanya satu dua orang yang kerja tapi ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Yang penting bagaimana hak-hak masyarakat adat juga kita hargai dengan baik,’’ tandas Fauzun Nihayah.
Soal hutan yang banyak ditebang, menurut Fauzun Nihayah, tinggal dikomunikasikan dengan pihak perusahaan.
‘’Kemarin beliau juga sampaikan salah satu perusahaan yang dimaksud. Tinggal dikomunikasikan. Kalau memang bukan masuk dalam wilayah adat mereka maka perusahaan ini juga harus konsekuensilah. Jadi saling pengertian saja,’’ jelasnya.
Page: 1 2
Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin ketahanan energi Indonesia hanya bergantung pada cadangan jangka…
Menurut Kepala Center for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE) itu, status siaga 1 TNI yang…
Terkait dengan THR, Pemerintah Kabupaten Keerom telah menyiapkan dana yang cukup besar, yakni mencapai Rp18…
Sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah, Bupati mengumumkan total anggaran sebesar Rp 2 miliar yang dialokasikan…
Pulau kecil ini menjadi saksi awal masuknya Injil di wilayah Tabi—yang meliputi Jayapura, Sarmi, dan…
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini menyebabkan kerugian material yang diperkirakan cukup besar karena…