

Ketua Episkopal Kevikepan Merauke Pastor Samson Walewawan, Pr, didampingi Vikjen Keuskupan Agung Merauke Pastor Hendrikus Kariwop, MSC dan Sekretaris Uskup Keuskupan Agung Merauke Paston Johanes Kandam, Pr, saat meniup lilin kue HUT ke-100 Konfrensi Wali Gereja Indonesia di untuk kevikepan Merauke Keuskupan Agung Merauke di Gereja Katolik Santo Mikhael Kudamati, Merauke, Kamis (23/05/2024) (FOTO:Sulo/Cepos)
MERAUKE– Lebih dari 1.000 umat Katolik dari wilayah Kevikepan Merauke dari 9 paroki yang ada mengikuti misa syukur dan resepsi rayakan 100 tahun kehadiran Konfrensi Wali Gereja Indonesia (KWI) di Gereja Katolik Paroki Santo Mikhael Kudamati Merauke, Kamis (23/05/2024) malam.
Ketua Episkopal Kevikepan Merauke RD Samson Walewawan menyampaikan terima kasih atas antusiasme umat Katolik Kevikepan Merauke ikut bersama dalam perayaan misa syukur dan resepsi 100 tahun KWI yang dilakukan Kevikepan Merauke, Keuskupan Agung Merauke.
‘’Dalam 100 tahun KWI mengambil tema yang sangat bagus yakni berjalan bersama membangun gereja dan bangsa. Dalam refleksi, disadari bahwa gereja Katolik tidak bisa berjalan sendiri. Gereja Katolik tidak bisa berdiri sendiri. Tapi gereja Katolik juga membutuhkan bantuan tapi juga topangan. Gereja selalu membutuhkan berkat dan bekerja sama dengan berbagai pihak, supaya tetap subur dan berkembang,’’ kata RD Samsom Walewawan yang juga mantan Pastor Paroki Santo Mikhael Kudamati Merauke itu.
Dikatakan, KWI dalam semangat 100 tahun berdirinya mereka tetap menebarkan sayap, berjalan bersama dengan pemerintah dan semua lembaga dalam Negara Republik Indonesia, dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan.
‘’Konfrensi Wali Gereja Indonesia hadir dan menjadi jembatan supaya kemudian apa yang menjadi hak gereja Katolik atau disuarakan gereja Katolik diperhatikan oleh pemerintah. Karena kita gereja adalah juga masyarakat. Maka kerja sama mesti harus selalu ada,’’ terangnya.
Pastor Samson Walewawan juga menjelaskan bahwa lewat perayaan 100 tahun KWI tingkat Kevikepan ini sebagai tanda bahwa gereja Katolik itu satu dalam satu kesatuan, meski gaungnya itu ke seluruh Indonesia dirayakan secara bersama-sama di keuskupan-keuskupan, kevikepan-dan paroki .
‘’Tapi ini menjadi gerakan bersama. Saya yakin dan percaya apa yang kita lakukan hari ini dalam kebersamaan kita juga menjadi suatu tanda bahwa kita mau maju dan jalan bersama-sama dengan Bapak Uskup untuk membangun Keuskupan Agung Merauke menjadi lebih baik,’’ terangnya. (ulo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terhadap Pasal 28 ayat (1) dalam Pasal…
Ketiga korban tewas ditembak di Jalan Trans, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, pada Senin, 20 Juli…
"Kami memantau setiap isu yang beredar, termasuk kabar keberadaan mereka di Serui, Boven Digoel, maupun…
Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Kabupaten Merauke Rekianus Samkakai, S.STP, MAP, saat ditemui menjelaskan, insiden itu…
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Jayapura yang juga Bunda PAUD Kota Jayapura, Nerlince Wamuar Rollo,…
Aksi nekat kedua pelaku digagalkan sebelum mereka sempat membawa kabur barang berharga milik korban. Warga…