Categories: MERAUKEBERITA UTAMA

Aktivitas Masyarakat di Merauke Akan Dibatasi

MERAUKE- Menyusul melonjaknya pasien Covid-19 di Kabupaten Merauke, Pemarintah Kabupaten  Merauke akan segera melakukan pembatasan aktivitas  masyarakat. 

Kabag Hukum Setda Kabupaten Merauke Viktor Kaisiepo, SH, saat dihubungi kemarin (24/6) menjelaskan bahwa surat edaran  bupati  terkait dengan  pembatasan aktivitas masyarakat sedang digodok. “Surat edaran  dari bupati sementara kita susun. Kalau sudah kita buat, maka segera kita ajukan ke  Sekda untuk dikoreksi. Paling lambat  Senin depan pembatasan aktivitas masyarakat  tersebut sudah diberlakukan,” ungkap Viktor Kaisiepo. 

Dijelaskan bahwa pembatasan aktivitas masyarakat  tersebut seperti kumpul-kumpul, kemudian  toko atau swalayan dibatasi  beroperasi,  termasuk tempat hiburan malam. Kemudian ibadah juga dibatasi dimana lebih disarankan untuk dilakukan secara  online. Begitu juga aktivitas perkantoran  dan  kegiatan belajar mengajar di sekolah.  

Untuk aktivitas perkantoran, lanjut  Viktor Kaisiepo  disetujui untuk dilakukan secara shift, dimana pegawai secara bergantian  masuk kerja  ke kantor. ‘’Diperkenankan  50:50 persen. Artinya, kalau hari ini yang masuk  hanya 50 persen pegawai, besoknya lagi yang  50 persen,’’  jelasnya. 

Mengenai kegiatan sekolah, Viktor Kaisiepo menyampaikan bahwa untuk  proses belajar mengajar kembali dilakukan secara daring. “Seluruhnya, baik yang daerah zona merah maupun zona   hijau untuk sementara hanya belajar secara daring,” tegasnya. 

Pembatasan sosial ini akan dievaluasi dalam waktu 2 minggu kedepan atau 1-2 bulan berikutnya. “Tentunya akan ada evaluasi setelah pembatasan aktivitas masyarakat ini diterapkan,” tambahnya. 

Disinggung soal kemungkinan dilakukan lockdown, Viktor Kaisiepo mengatakan bahwa dalam rapat yang dilakukan bersama Forkopimda  di kantor Bupati Merauke, Rabu  (23/6) sore, ada usulan untuk lockdown. Namun untuk  adanya lockdown, masih menunggu  persetujuan dari Bupati Merauke. 

Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan  Kabupaten Merauke,  dr. Nevile R. Muskita juga mengakui adanya usulan dilakukan lockdown dalam pertemuan yang digelar Rabu sore di kantor bupati. “Tapi  tentunya kembali ke bupati untuk memutuskan  hal tersebut,’’ katanya. 

Lockdown ini, lanjut dia, belum dapat dilakukan sebelum  sampel virus  dikirim ke Puslitbang Kesehatan Jakarta. “Kalau dilockdown  duluan, tentu kita tidak bisa mengirim sampel   ke Jakarta,’’ jelasnya. 

Sampel  yang akan dikirim tersebut  untuk memastikan apakah virus Corona yang masuk ke Merauke sudah varian Delta  atau bukan. ‘’Untuk bisa  menentukan bahwa  virus tersebut sudah masuk Merauke harus melalui pemeriksaan  laboratorium yang  hanya ada di Puslitbangkes Jakarta,’’ tandasnya.  

Nevil  menjelaskan bahwa alasan  lockdown tersebut  untuk  membatasi penyebaran Covid-19. Apalagi sebagian besar terkonfirmasi  Covid-19 tersebut adalah pelaku perjalanan dari luar Merauke. ‘’Kalau tidak lockdown  kita akan repot. Sekarang saja yang terkonfirmasi  jumlahnya hampir sama dengan yang kemarin,” pungkasnya. (ulo/nat)  

newsportal

Recent Posts

Pikul Senjata, Dua Jenderal Turun Langsung ke Lokasi Pembakaran Pesawat

Tak tanggung-tanggung agenda ini sampai melibatkan dua jenderal yang langsung turun ke TKP. Salah satunya…

3 hours ago

Tiga Anggota KKB Kodap XVI Yahukimo Tewas Ditembak

Mereka dilumpuhkan dalam operasi penegakan hukum di kawasan KM 4 Logpon, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo,…

5 hours ago

Nerlince Wamuar Rollo Raih Penghargaan Nasional

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinannya dalam mengembangkan program kesejahteraan keluarga yang berpijak…

9 hours ago

Ondoafi Marweri Contoh Konkrit Perubahan dari Kampung

Dihadapan warganya yang berjumlah sekitar 200 orang ini, malam itu Ondoafi Marweri meminta anak-anak muda…

15 hours ago

Persoalan Sampah di Kab. Jayapura Bak Benang Kusut

Padahal produksi sampah terus berjalan setiap hari, satu hari saja tak diangkut bisa bermasalah, apalagi…

1 day ago

Polisi Bantarkan Tersangka Kasus Ibu Bakar Anak di Sentani

Keputusan tersebut diambil setelah hasil pemeriksaan medis menyatakan tersangka mengalami sakit berat dan membutuhkan penanganan…

1 day ago