Categories: MERAUKE

Desember,  8 Nelayan yang Dipenjara  di PNG akan Bebas  

MERAUKE- Delapan dari 12 nelayan asal Kabupaten Merauke yang ditangkap dan diproses oleh Otoritas  Pemerintah PNG pada Desember 2021 lalu, akan menghirup udara bebas. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah Kabupaten Merauke, Rekianus Samkakai, S.STP, MAP. 

‘’Iya, 8 dari 12 nelayan kita yang ditangkap dan diamankan otoritas PNG sekitar Desember 2021 lalu, akan bebas pada Desember 2022 mendatang,’’ kata Rekianus Samkakai.

Sementara 4  orang orang lainnya yang merupakan Nahkoda dan KKM masih menjalani penahanan karena masa pidananya belum selesai. ‘’Untuk 4 orang lainnya, masih menjalani sisa dari hukuman yang dijatuhkan Pengadilan PNG,’’ terangnya.

   Soal  biaya pemulangan ke Indonesia dalam hal ini Merauke, Rekianus Samkakai  menjelaskan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemilik kapal untuk membiayai pemulangan tersebut. Karena menurutnya, untuk biaya pemulangan bagi warga negara yang berhadapan dengan masalah hukum, tidak dialokasikan dalam anggaran.

‘’Tidak ada dialokasikan dalam DPA kita untuk biaya pemulangan bagi warga negara kita yang mengalami masalah hukum  seperti itu,’’ terangnya.

Namun jelasnya, jika selama ini ada yang dibantu membiayai pemulangan tersebut merupakan bantuan langsung dari bupati. ‘’Biasanya itu kebijakan dari bupati yang memberikan bantuan biaya pemulangan bersama dengan KBRI. Tapi, untuk 8 warga negara kita yang akan pulang di bulan Desember nanti, kita belum tahu,’’ pungkasnya.

Ke-12 nelayan asal Kabupaten Merauke tersebut ditangkap dan diproses hukum oleh otoritas PNG karena masuk ke negara tersebut secara ilegal dan penangkap ikan secara ilegal pula sekitar bulan Desember 2021 lalu.  (ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

8 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

9 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

10 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

11 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

12 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

13 hours ago