Categories: MERAUKE

Keluarga Korban Sudah Memahami dan Menerima

MERAUKE – Keluarga dari Paskalis Ukuwari, remaja 14 yang tewas setelah tersengat listrik, telah memahami dan menerima kematian korban tersebut. Ini karena kematian dari korban tersebut dianggap merupakan kelalaian dari korban sendiri.

   ‘’Keluarganya sudah memahami kejadian tersebut dan menerimanya sehingga tidak ada lagi tuntutan,’’ kata Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK melalui Kasie Humas AKP Ahmad Nurung, SH, Selasa (22/11).

Meski keluarga dari korban telah memahami kejadian dan menerimanya sebagai musibah, namun berkas pemeriksaan terhadap saksi akan dilakukan karena sebelumnya, pihak keluarga korban sempat membuat laporan polisi.

    Menurut Kasi Humas Ahmad Nurung bahwa kasus yang dialami korban yang tersengat listrik tersebut atas kemauan dari korban sendiri, tidak ada yang menyuruhnya sesuai dengan pemeriksaan saksi yang ada ada di TKP saat kejadian.

‘’Saat itu, korban sendiri yang datang, kemudian menyampaikan bahwa begini caranya kalau melepas balon lampu. Tapi ternyata, korban tersengat listrik,’’ katanya. Oleh pemilik kios, balon lampu itu setiap  malam dilepas oleh pemiliknya karena takut dicuri atau dipecahkan oleh orang yang lewat.

  Sekadar diketahui, kasus ini terjadi pada Jumat (18/11) sekitar pukul 22.30 WIT, di Jalan Pertamina Gudang Arang, Kelurahan Kamahedoga. Berawal saat pemilik kios bernama Amiruddin meminta anaknya untuk melepas balon lampu. Kemudian teman dari  anak pemilik kios tersebut bernama Robi mau melepas balon. Namun saat memagang balon lampu itu, balon lampu tersebut terasa panas sehingga ia melepaskan tangannya dari balon tersebut.

Kemudian datang  korban dan mengatakan begini cara  kalau melepas balon lampu sambil memegang balon lampu itu. Namun ia tersengat listrik karena  tangannya basah. Iapun  terjatuh dan dilarikan ke rumah sakit. Namun sampai di rumah sakit, dokter menyatakan korban sudah meninggal dunia. (ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Desak Perlindungan Warga Sipil di Tengah Konflik Bersenjata

Karenanya YKKMP berencana akan memasang baliho hak-hak masyarakat sipil khususnya di Distrik Sinak dan Kembru,…

12 hours ago

Harga Minyak Tanah Bersubsidi di Pengecer Semakin Tak Masuk Akal

arga penjualan minyak tanah (Mitan) bersubsidi di tingkat pengecer pada pasaran Wamena semakin meninggi. Sebab…

13 hours ago

Dua Bersaudara jadi Korban Curas di Kampung Tulem

Aksi pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di Jayawijaya kembali terjadi. Kali ini tepatnya di Kampung…

14 hours ago

Rumah Sakit Pengampu Nasional dan Regional Cek Langsung RSUD Merauke

Saat di RSUD Merauke tersebut, para direktur utama rumah sakit tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan…

16 hours ago

Mimika Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang

Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan BMKG, sejak pukul 13.00 WIT, hujan dengan intensitas sedang hingga…

17 hours ago

Belasan OPD Absen, Wali Kota Beri Sinyal Ganti

Tak hanya di tingkat OPD, rendahnya partisipasi juga terjadi di jajaran wilayah. Dari lima kepala…

18 hours ago