

Jenazah remaja 17 tahun yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah bertabrakan dengan mobiil dan terjatuh dari jembatan Tujuh Wali-Wali, Minggu (18/8) lalu. (foto: Ist/cepos)
MERAUKE– Nasib naas dialami Genta Wisnu Aji. Remaja 17 tahun itu ditemukan tak bernyawa setelah bertabrakan dengan sebuah mobil diatas jembatan sepanjang 550 meter itu kemudian terjatuh ke sungai. Kejadian naas ini dialami korban pada Minggu (18/08/2024) sekitar pukul 20.05 WIT.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke yang menerima laporan terkait dengan kejadian ini langsung merespon dengan menurunkan 2 alut air yakni Rigid Inflatable Boat dan sebuah speed boat untuk menuju ke lokasi kejadian guna melakukan pencarian korban.
‘’Sekitar pukul 21.30 WIT tadi malam, korban berhasil ditemukan tim SAR berjarak sekitar 300 meter dari lokasi kejadian di tepian Sungai dalam keadaan meninggal dunia,’’ kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke melalui Kasie Ops Reza Afriyanto, S.Sos, Senin (19/8) kemarin.
Setelah itu ditemukan, kemudian jenazah dibawa menuju ke shelter alut laut Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke untuk dievakuasi ke darat untuk kemudian diserahkan ke pihak keluarga.
‘’Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian telah dinyatakan selesai dan ditutup,’’ tambahnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…