

Salah satu tarian kreasi yang tampil perdana pada pembukaan Festival Kreasi Seni dan Kreasi Budaya di Lapangan Monumen Kapsul Waktu Merauke, Rabu (15/11/2023) malam. (FOTO:Sulo/Cepos)
MERAUKE– Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan menggelar Festival Kreasi Seni dan Kreasi Budaya di Lapangan Monumen Kapsul Waktu Merauke. Festival ini akan berlangsung selama 4 hari kedepan yang dimulai Rabu (15/11/2023) malam.
Festival Kreasi Seni dan Kreasi Budaya ini merupakan ajang kreativitas dari warga Papua Selatan dalam menampilkan kreasi seni dan kreasi budaya dari kabupaten masing-masing cakupan Provinsi Papua Selatan yakni Merauke, Boven Digoel, Mappi dan Asmat.
Asisten I Bidang Pemerintahan Umum dan Otsus Setda Provinsi Papua Selatan Agustinus Joko Guritno, atas nama Gubernur Papua Selatan saat membuka kegiatan tersebut mengungkapkan festival yang dilaksanakan ini dalam pembinaan dan pelestarian seni dan budaya yang ada di provinsi Papua Selatan.
‘’Festival ini selain diikuti pelajar juga seluruh lapisan masyarakat . Karena ini adalah bagian dari pendidikan, masyarakat umum di Provinsi Papua Selatan,’’ jelasnya.
Mantan Asisten I Setda Kabupaten Merauke ini mengajak seluruh masyarakat Papua Selatan untuk sama-sama memeriahkan festival ini.
‘’Mari kita tujukkan dan tampilkan seni budaya yang ada dari kabupaten masing-masing.Khusus adik-adik pelajar, hendaknya ini suatu pembelajaran untuk mengembangkan skil seni dan budaya, seni dan kreasi budaya yang ada di Papua Selatan dari kabupaten masing-masing. Hal ini penting karena budaya hendaknya harus terus dipertahankan. Dengan kreasi akan menimbulkan seni yang indah sehingga ini bisa ditampilkan secara meriah dan menarik perhatian bagi siapapun yang berkunjung dan mendengarnya,’’ katanya. (ulo)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Menurutnya, pengurus yang bergabung dalam organisasi olahraga harus memiliki tujuan yang sama, yakni membangun prestasi…
Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…
Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…
Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…
Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…
Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 7 Jayapura merupakan salah satu sekolah yang menyatakan kesiapannya untuk…