

Barangbukti sabu yang diamankan Satuan Narkoba Polres Boven Digoel dari kedua pelaku, Sabtu (15/1).
BOVEN DIGOEL–Jajaran Satuan Narkoba Polres Boven Digoel berhasil mengamankan 2 pemilik sabu sabu seberat 13 gram saat kedua pelaku tersebut sedang menjemput pengiriman barang haram itu di jasa pengiriman JNE Tanah Merah, Sabtu (15/1), sekitar pukul 15.40 WIT. Kedua pelaku yang berhasil ditangkap (diciduk) Satuan Narkoba Polres Boven Digoel tersebut adalah DAS (16) dan MF (20).
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs Ahmad Musthofa Kamal, SH, saat dihubungi mengungkapkan, kasus penangkapan kedua pemilik sabu ini bermula pada Selasa 11 Januari 2022, anggota Opsnal mendapatkan laporan bahwa adanya Narkotika jenis sabu yang dikirimkan melalui ekspedisi JNE dengan tujuan Kabupaten Boven Digoel, sehingga tim Opsnal langsung melakukan penyelidikan dari Kabupaten Merauke hingga ke Kabupaten Boven Digoel.
Kemudian, Sabtu (15/1) sekitar pukul 15.40 WIT, Tim Opsnal yang dipimpin Kasat Narkoba Polres Boven Digoel Iptu Ishak Runtulalo, SH langsung melakukan penangkapan kepada kedua pelaku setelah mengambil paket dari JNE Boven Digoel.
‘’Setelah dilakukan penangkapan, kemudian anggota melakukan pemeriksaan terhadap paket yang diambil tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan, didapatkan isi dari paket tersebut terdiri dari 1 paket sabu dengan berat 13 gram,’’ terangnya.
Dikatakan, barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1 bungkus plastik bening ukuran sedang yang diduga berisikan Narkotika jenis sabu, 1 buah HP iPhone 11 warna Ungu, 1 buah HP Realme 7 Warna biru. Atas perbuatannya, pelaku dapat dijerat dengan Pasal 111 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara serta denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 10 miliar. (ulo/tho)
Dimana pihak perusahaan telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah pusat. Tinggal langkah terakhir yaitu meminta…
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua menilai pendekatan keamanan dalam penanganan konflik…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan hari ke enam ini…
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…
Menurut Abisai Rollo, tingginya angka kebakaran dalam beberapa waktu terakhir harus menjadi perhatian serius semua…