

AKP Ahmad Nurung, SH (FOTO:Sulo/Cepos)
MERAUKE- Nasib apes dialami Enrico Kurniadyu Heriawan (44). Karyawan PT IJS ini harus kehilangan sebuah HP dan uang miliknya sebesar Rp 2,6 juta akibat kantor perusahaan yang ada di Jalan Gak Merauke dimasuki tamu tak diundang. Kasus pencurian ini dialami korban Selasa (14/3) sekitar pukul 04.00 WIT.
Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan SIK melalui Kasie Humas AKP Ahmad Nurung, SH membenarkan laporan kehilangan tersebut. Kronologi kejadiannya, kata Kasie Humas Ahmad Nurung berawal saat korban bersama saksi M. Ikhsan, Senin (13/3) sekitar pukul 16.00 WIT berboncengan mengendarai motor pergi ke Orange Super Market di Jalan Raya Mandala untuk belanja dan mengambil uang di ATM BRI di Orange. Setelah belanja korban bersama saksi kembali pulang ke TKP.
Pada Selasa (14/3) sekitar pukul 01.00 WIT, korban tidur di kamar bagian atas lantai 2. Namun sekitar pukul 04.15 WIT, korban bangun lalu akan menggunakan HPnya, namun sudah tidak ada. Korban berusaha mencari HPnya di TKP, namun tidak menemukannya. Karena curiga, korban kemudian memeriksa dompetnya. Ternyata isi uang milik korban dalam dompet juga hilang.
Akibat kejadian ini, korban kehilangan sebuah HP merek Poco M4 Pro warna hitam beserta kartu simpati di dalamnya dengan no. 0811 4989 777 dan uang sebesar Rp 2,6 juta membuat korban mengalami kerugian material sekitar Rp 7,6 juta. ‘’Kasus ini masih dalam penyelidikan,’’ tandas Kasie Humas Ahmad Nurung. (ulo)
Wakil Papua, Persiker Keerom bergabung di grup K bersama Celebest FC, Perslotim Lombok Timur dan…
Bima Ragil mengatakan, dirinya hanya berada sekitar dua hari di Jombang sebelum kembali melanjutkan aktivitas…
Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Nabire, Papua Tengah, fokus mengoptimalkan pelayanan 3B yang mencakup ibu…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, meminta masyarakat terus mengembangkan potensi lokal, khususnya sektor perkebunan kelapa,…
Dalam rapat tersebut disepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya penambahan personel pengamanan, pelibatan tokoh gereja…
‘’Sebenarnya apa yang dilakukan oleh Gapoktan tersebut lebih bisa dipertanggung jawabkan ketimbang Pertamini. Pertamini ini…