

SAR Merauke saat berupaya melakukan pencarian terhadap seorang ABK kapal cumi yang hilang terjatuh dari kapal di Sungai Kumbe, Rabu (14/02/2024) (foto:Humas SAR Merauke/Cepos)
MERAUKE– Sungai Kumbe Merauke kembali menelan korban. Kali ini korbannya adalah bernama Rio Maulana (27), seorang anak buah kapal cumi KM Marcel 20 yang tengah berlabuh di sekitar muara sungai Kumbe Merauke. Kejadian ini dilaporkan oleh Arifin, Nahkoda KM. Marcel 20 ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Rabu (14/02/2024) sekitar pukul 08.00 WIT.
Kasie Operasi dan Siaga, Reza Afriyanto, S.Sos mewakili Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke mengungkapkan bahwa dalam laporannya ke Kantor SAR, Arifin merinci bahwa kejadian naas korban terjatuh di sungai tersebut terjadi Selasa (13/02/2024) sekitar pukul 23.00 WIT.
Oleh ABK yang lain sudah dilakukan pencarian terlebih dahulu namun tidak membuahkan hasil. Arifin menambahkan bahwa saat kejadian, korban tengah beraktifitas di atas kapal.
Merespon laporan kecelakaan tersebut, pada Rabu (14/02/2024) sekitar pukul 08.20 WIT, 1 tim rescue diberangkatkan ke lokasi kejadian kecelakaan mempergunakan kendaraan roda 4 dengan membawa perahu karet guna melakukan penyisiran di sungai. Disana, tim bergabung dengan potensi SAR lain yakni dari Satpolair Kumbe, pos KBN TNI AL Kumbe, Pos Polisi Kumbe, dan masyarakat sekitar.
Reza Afriyanto, menjelaskan bahwa setiap tahunnya di awal tahun seperti ini akan ada puluhan bahkan mencapai ratusan kapal cumi di sepanjang alur sungai Kumbe yang berlindung dari cuaca buruk di perairan Arafuru.
“Tidak bosan-bosannya kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang beraktifitas di atas air untuk mawas diri dan lingkungan sekitar, ” tutup Reza.
Cuaca di lapangan dilaporkan berawan dengan kecepatan angin mencapai 35 km per jam.(ulo)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…