Categories: BERITA UTAMA

Sentra Gakkumdu Tangani Empat Perkara Dugaan Pelanggaran Pemilu

JAYAPURA-Koordinator Sentra Gakumdu Pemilu Kota Jayapura, Yohanes Kia Mase, menyampaikan pihaknya saat ini tengah memproses 4 perkara dugaan pelanggaran Pemilu di Kota Jayapura.

Masing masing perkara OTT dan hasil pengawasan masyarakat bersama Gakkumdu di lapangan saat proses Pemilu berlangsung.

“Ada 2 perkara hasil OTT, pertama di salah satu Hotel di Jayapura dan OTT di Distrik Abepura saat pemilu berlangsung. Sementara dua perkara lainnya hasil pengawasan langsung Gakumdu bersama masyarakat di lapangan,” bebernya, Jumat (16/2).

Dikatakan keempat perkara dugaan pelanggaran pemilu tersebut sedang diproses. Dimana pihak Gakkumdu sedang mengumpulkan alat bukti yang valid. “Sementara masih minta keterangan dan pengumpulan berkas,” ujarnya.

Untuk dugaan pelaku dari keempat perkara tersebut belum ditahan. Apabila dari hasil penyelidikan terbukti melakukan pelanggaran pemilu, maka akan dibuatkan surat pemanggilan untuk diserahkan ke pihak Kepolisian. “Akan ada pres rilis dengan awak media jika semua proses telah kita kerjakan,” katanya.

Lebih lanjut dia sampaikan, laporan dugaan pelanggaran pemilu di Kota Jayapura memang ada sejak Kamis hingga jumat kemarin, namun pihaknya belum mendapatkan data resmih terkait jumlah pengaduan dugaan pemilu.

“Tapi ada juga yang datang buat penggaduan, tapi tidak lengkap data sehungga kami arahkan untuk lengkapi data,” ungkapnya.

Dijelaskan peserta pemilu, maupun partai politik dapat melapor dugaan pelanggaran pemilu ke pos Gakumdu, yang ada di Entrop Kota Jayapura, tapi juga di Kantor Bawaslu Kota Jayapura.

“Silakan datang melapor bila temukan pelanggaran, tapi harus lengkap data, sebagai acuan untuk kami menyelidiki kasusnya,” imbuh Yohanes.

Diketahui sebelumnya, Rabu (14/02/2024) sekira pukul 00.45 WIT personel Gakkumdu melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), terhadap 7 orang  pelaku dugaan pelanggaran pemilu pelaku di salah satu hotel di Jayapura.

Sementara itu, Jumat kemarin tersebar di berbagai media sosial, petugas KPPS di salah satu TPS di Kota Jayapura diangkut menggunakan mobil oleh aparat Kepolisian.

Dari video yang berudrasi singkat itu terdengar suara seorang perempuan yang sedang menelpon mengaku bahwa mereka tertangkap tangan dan dibawa ke Polsek Abepura.

Saat dikonfirmasi Cendrawasih Pos, Jumat (16/2) kemarin, Kapolsek Abepura AKP. Soeparmanto, membenarkan informasi tersebut, namun dugaan pelaku di bawah ke Pos Gakkumdu Kota Jayapura. (rel/wen)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Bawah Dermaga Poumako

Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…

13 hours ago

Sebagian Dokter Spesialis RSUD Merauke Pilih Mogok

Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…

15 hours ago

Hari Ketiga Pencarian Korban Jembatan Putus Belum Membuahkan Hasil

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…

16 hours ago

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua Kunjungi Kab. Yalimo

Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …

17 hours ago

PK-HAM Papua Minta Negara Harus Hadir Untuk Cegah Konflik dan Perlindungan Warga Sipil

Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…

18 hours ago

Bentuk Program Ketahanan Pangan Berbasis Lokal Wabub Jayawijaya Panen Ikan Di Silokarno Doga

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…

19 hours ago