

Drs. Agustinus Joko Guritno, M.Si (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE – Panitia Seleksi (Pansel) memperpanjang pendaftaran bagi calon anggota DPR Provinsi Papua Selatan jalur pegangkatan atau afirmasi.
Ketua Pansel Drs Agustinus Joko Guritno, M.Si ditemui media ini mengungkapkan, pendaftaran bagi calon anggota DPRP Papua Selatan jalur afirmasi ini dilakukan sampai Rabu 15 Januari 2025.
‘’Kita perpanjang sampai Rabu 15 Januari 2025,’’ kata Agustinus Joko Guritno yang juga menjabat sebagai Asisten I Setda Provinsi Papua Selatan ini di Merauke, Senin (13/1).
Agustinus Joko Guritno menjelaskan, jika sebelumnya calon anggota DPRP Papua Selatan jalur afirmasi yang mengikuti seleksi tersebut didaftarkan oleh LMA, maka sekarang selain nama-nama yang dibawa oleh LMA dari 4 kabupaten cakupan Papua Selatan pihaknya juga mengakomodir calon yang datang mendaftar sendiri. Sebab banyak juga calon yang tidak diakomodir oleh LMA yang datang mau mendaftar mengikuti seleksi.
‘’Dari pada menimbulkan persoalan baru lebih baik kita terima semua baik nama-nama yang datang dibawa LMA maupun yang datang mendaftar dan membawa langsung persyaratan ke Pansel,’’ kata Joko Guritno.
Semestinya, pendaftaran ini ditutup pada Jumat 10 Januari lalu, namun karena banyaknya calon yang datang mendaftar tersebut. ‘’Nanti proses yang akan menyeleksi mereka. Yang pasti, hanya 9 kursi yang tersedia dengan rincian Merauke 3 kursi, Boven Digoel 2 kursi, Mappi 2 kursi dan Asmat 2 kursi,’’ tandasnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Ketiga terdakwa tersebut yakni J. Victor Davis yang merupakan pilot dari pesawat Piper PA 23-250…
Penanganan kasus kerusuhan usai laga Persipura Vs Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, menemukan fakta baru.…
Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat…
Dimana pihak perusahaan telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah pusat. Tinggal langkah terakhir yaitu meminta…
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua menilai pendekatan keamanan dalam penanganan konflik…