

Salah satu tersangka saat memperagakan menganiaya korban dengan cara memukul menggunakan balok. (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE– Kasus pengeroyokan yang berujung maut yang dilakukan oleh 9 kru terhadap seorang penumpang bernama Abraham Carlos Mawun (24) diatas KM Tatamailau beberapa waktu lalu direkontruksikan oleh Reserse Kriminal Polres Merauke, Rabu (12/11).
Diketahui ke-9 orang yang merupakan kru dari KM Tatamailau tersebut masing-masing berinisial SF, LN, R, J, BE, MR, AN, KM, dan JL.
Rekonstruksi pengeroyokan dipimpin Kaur Bin Ops Reskrim Polres Merauke Ipda Sewang dengan menghadirkan pihak Kejaksaan dan instansi terkait. Rekontruksi dilakukan di Lapangan 38 Setia Mapolres Merauke dengan menampilkan 41 adengan.
Kasat Reskrim Polres Merauke AKP Anugerah Sari D, melalui KBO Sat Reskrim Polres Merauke Ipda Sewang mengatakan, tujuan diadakannya rekonstruksi ini guna memperjelas tindakan para pelaku, dari setiap 41 adegan yang dilakukan secara runut untuk memperjelas kronologi dan cara pelaku melakukan tindak kejahatannya.
“Proses Rekonstruksi kali ini tidak dilaksanakn di TKP Pelabuhan, dengan melihat situasi dan pertimbangan ang dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan juga keamanan,” katanya.
Page: 1 2
Fakhiri menegaskan, penguatan regulasi Otonomi Khusus menjadi penting agar pembangunan di Papua tetap berjalan meski…
Ketiga terdakwa tersebut yakni J. Victor Davis yang merupakan pilot dari pesawat Piper PA 23-250…
Penanganan kasus kerusuhan usai laga Persipura Vs Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, menemukan fakta baru.…
Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat…
Dimana pihak perusahaan telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah pusat. Tinggal langkah terakhir yaitu meminta…
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…