Dikatakan, dalam rekonstruksi ini juga memberikan gambaran jelas bagaimana para pelaku melakukan tindak kejahatannya dan penggunaan barang bukti dalam melakukan penganiayaan tersebut dan juga menguji kebenaran keterangan yang diberikan saksi dan pelaku dalam BAP.
‘’Selain itu, hasil rekonstruksi ini juga memberikan keyakinan yang lebih kuat dan fakta yang terjadi sehingga dapat membantu penegakan hukum yang lebih akurat dan objektif bagi korban,’’ tambahnya.
Para tersangka, tambah KBO Sewang dijerat Pasal 170 ayat (2) dan (3) KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Ia menjelaskan, objek delik aduan dalam pasal ini dibatasi secara ketat hanya pada lembaga negara…
Menurut pemerhati isu-isu militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi, penyempurnaan…
‘’Kalau kami dari dewan melihat bahwa aksi pemalangan itu terjadi karena pemerintah kurang memberikan sosialisasi…
"Kritik-kritik tersebut, baik melalui media hiburan maupun fenomena sosial lainnya, merupakan catatan penting dan bahan…
Kapolsek mengatakan bahwa sebelum kejadian, aparat sempat memasuki area perang dan melakukan pembongkaran terhadap tenda-tenda…
Reformasi ini tidak hanya mengubah substansi tindak pidana, tetapi juga merevolusi cara negara memproses hukum…