

Brigjen TNI Mustakim (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, masyarakat di Papua Selatan diminta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial.
Pasalnya, perkembangan media sosial yang begitu pesat membuat informasi dapat dengan cepat diakses masyarakat. Namun, tidak semua informasi yang beredar dapat dipastikan kebenarannya.
Danrem 174/Anim Ti Waninggap Brigjen TNI Mustakim, mengingatkan masyarakat Papua Selatan agar lebih bijak menyikapi berbagai informasi, terutama informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan dan mengganggu situasi keamanan.
“Memang saat ini media sosial sangat besar pengaruhnya. Berita bisa dengan cepat diakses oleh masyarakat, tetapi yang perlu diwaspadai adalah kebenaran berita tersebut,” kata Brigjen TNI Mustakim, Rabu (12/8) .
Ia meminta masyarakat tidak mudah percaya maupun terprovokasi oleh berita yang sumber dan kebenarannya tidak jelas. “Jangan sampai masyarakat mudah sekali terprovokasi oleh berita-berita yang kadang-kadang kita tidak tahu kebenarannya, siapa yang menyebarkan,” katanya.
Page: 1 2
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…
Fokus utama arahan tersebut adalah menjaga keamanan, kebersihan, serta kedisiplinan jajaran pemerintahan distrik dalam melayani…
Leonardo mengatakan, kejadian tersebut menjadi perhatian bersama karena menimbulkan kerugian. Karena itu, berbagai potensi persoalan…
Pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu bagian paling dinantikan dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan.…
Car Free Day (CFD) yang digelar setiap Sabtu tersebut kini menjadi salah satu ruang…
Salah satu atraksi yang akan menjadi perhatian dalam peringatan HUT ke-81 RI tahun ini…