Categories: MERAUKE

Anak di Bawah Umur Disetubuhi Secara Berulang

MERAUKE– Kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur terjadi di Merauke. Kasus persetubuhan ini justru dilakukan oleh tersangka berinisial YN (47) yang masih memiliki hubungan keluarga yang sangat dekat dengan korban, yang seharusnya melindungi korban. Kasus persetubuhan ini pertama kalinya dilakukan tersangka YN kepada korban 19 Maret 2024 sekitar pukul 14.00 WIT.

   Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suaryana, SH, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Harius Baltasar Nasution, STK, SIK didampingi Kaur Bin Ops Reskrim Ipda Sewang membenarkan kasus persetubuhan yang dilakukan tersangka terhadap korban tersebut.

Kasus persetubuhan ini, lanjut Kasat Reskrim berawal saat tersangka meminta tolong untuk membantu pelaku  membersihkan di Puskesmas Rimba Jaya. Saat sampai di Puskesmas Rimba Jaya, tersangka memaksa korban untuk bersetubuh.

Persetubuhan kedua, terjadi saat tersangka kembali mengajak korban   untuk membantu  membersihkan Puskesmas Rimba Jaya. Namun saat dalam perjalanan, tersangka memaksa korban masuk ke dalam hutan dan menyetubuhi korban.

Atas perbuatannya tersebut,  lanjut Kasat Reskrim, pelaku dijerat Pasal   81 ayat (2) Jo Pasal 76 D UU RI No 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak menjadi UU dengan ancaman sampai 20 tahun. ‘’Dijerat pasal 2 karena tersangka masih memiliki hubungan keluarga dekat dengan korban yang seharusnya melindungi  korban,’’ katanya.

Tersangka sendiri, lanjut Kasat Reskkrim telah dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Merauke untuk menjalani penuntutan di Pengadilan.  ‘’Tahap II kita lakukan setelah berita acara pemeriksaan tersangka sudah dinyatakap lengkap atau sudah P.21,’’ pungkasnya. (ulo)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos   

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Alat Berat Terbatas, Cetak Sawah Papua Masih Lambat

Program cetak sawah 2026 di tanah Papua masih menghadapi persoalan dalam pelaksanaannya. Meski target telah…

48 minutes ago

Wali Kota Ajak Warga Pulihkan Bersama Lokasi Kebakaran

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo didampingi Wakilnya, Rustan Saru bersama Forkopimda, aparatur sipil negara…

2 hours ago

Dua Hari ke Depan Stok Logistik Korban Kebakaran Masih Aman

Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, memastikan ketersediaan logistik bagi korban kebakaran di Dok…

3 hours ago

Apresiasi Berbagai Pihak yang Bantu Korban Kebakaran

   Abisai mengatakan, dukungan terhadap para korban tidak hanya datang dari pemerintah maupun BUMN dan…

4 hours ago

Ramai Pastikan Persipura Siap Promosi ke Liga 1

Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…

2 days ago

Lagi, Kapal Nelayan  Indonesia Ditangkap Otoritas PNG

Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…

2 days ago