Categories: MERAUKE

Kekerasan Tidak Bisa Diselesaikan dengan Kekerasan

MERAUKE– Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Selatan telah merespon atas terjadinya aksi kekerasan di Kabupaten Asmat yang berujung dengan pembakaran Pos Komando Utama Yonif 123/Rajawali di Agats , 27 September 2025 lalu.

Respon dari MRP Papua Selatan itu dengan menurunkan Tim ke Kabupaten Asmat. ‘’Tim sudah kita bentuk. Tim sudah turun bahkan sudah balik dari Asmat,’’ kata Ketua MRP Papua Selatan Damianus Katayu, kepada wartawan, di Merauke, Selasa (7/10).

Seperti apa hasil yang diperoleh Tim MRP Papua Selatan yang diturunkan ke Asmat tersebut? Damianus Katayu menjelaskan bahwa hasil yang diperoleh tim tersebut baru akan dibahas pada hari ini Rabu 8 Oktober 2025.

‘’Besok baru kita bahas, Nanti tim mempresentasikan hasil yang diperoleh dilapangan. Nah, dari point-point yang disampaikan itu baru kita buat rekomendasi seperti apa,’’ jelasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

MRP Merasa “Ditinggalkan’

Nerlince menegaskan, hingga kini MRP tidak pernah mendapatkan data resmi mengenai jumlah maupun identitas investor…

14 hours ago

Pemkab Jayapura Fokus Dorong Pemekaran Wilayah Grime Nawa

Bupati Jayapura Yunus Wonda mengatakan, pemekaran Grime Nawa merupakan komitmen pemerintah daerah yang akan diperjuangkan…

15 hours ago

Anggap Protes MBG Hanya Karena Khawatir

Angka yang sejatinya bisa memperbaiki wajah pendidikan Indonesia ketimbang berkutat dengan program yang terkesan hanya…

15 hours ago

16 Adegan Diperagakan, Dalam Rekonstruksi Pembunuhan Ojol

Kegiatan tersebut dipimpin oleh penyidik Sat Reskrim Polres Jayapura dan disaksikan oleh Jaksa Penuntut Umum…

16 hours ago

Satu Markas OPM Berhasil Diduduki TNI

Dia menyebutkan jika patroli keamanan ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti ancaman bersenjata yang mengganggu stabilitas keamanan…

16 hours ago

Persipura Pecahkan Rekor Jumlah Penonton

Sebanyak 19.612 penonton hadir dalam laga yang berakhir dengan skor 1-1 itu. Jumlah ini mengungguli…

17 hours ago