

Wakil Gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa saat menerima dan memberikan arahan kepada massa aksi demo Damai di DPRP Papsel atas penolakan PSN peternakan kerbau dan sapi di Pulau Kimaam, Selasa (19/5) (Foto/Istimewa)
Terkait Rencana Pengalihan Peternakan Sapi dari Kimaam ke Okaba
MERAUKE- Seorang tokoh asal Distrik Okaba Yoseph Yanawo Yolmen yang juga saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Provinsi Papua Selatan memberikan peringatan keras kepada Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Selatan terkait dengan rencana pemindahan peternakan kerbau dan sapi dari Pulau Kimaam ke Distrik Okaba.
Diketahui, masyarakat Pulau Kimaam menolak wilayah mereka dijadikan untuk pengembangan peternakan kerbau dan sapi dengan melakukan aksi demo ke DPRK Merauke selanjutnya ke DPRP Papua Selatan baru-baru ini. Penolakan tersebut didukung pemerintah kabupaten maupun provinsi sebagaimana disampaikan Wakil Gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa saat aksi demo warga Pulau Kimaam di DPRP Papsel.
‘’Bapak mau pesan kepada Kepala Dinas Peternakan Provinsi dan Kabupaten, sebelum melangkah lebih jauh dan sebelum mengeksekusi program itu dari pusat yang pertama dan wajib dilakukan adalah duduk bersama antara Kementrian terkait, kemudian gubernur, bupati dimana peternakan itu dilakukan, BP3OKP, DPRP, MRP, DPRK. Kita harus duduk bersama,’’ tandas Yoseph Yanawo Yolmen, di kantornya, Jumat (5/6).
Termasuk yang harus dilibatkan, masyarakat adat dari wilayah adat serta perwakilan masing-masing marga, kepala suku yang ada di Okaba, tokoh perempuan, tokoh pemuda. Semuanya harus dilibatkan.
‘’Kita harus tahu, arahnya ini mau kemana. Benefitnya dari peternakan ini kepada masyarakat apa. Ini semua harus jelas. Masyarakat terlebih dahulu diberikan pemahaman. Kalau masyarakat sudah paham dan mengerti maksud dan tujuan suatu kegiatan dilakukan barulah hasil diskusi itu dirumuskan menjadi suatu kesimpulan untuk dibawa ke Jakarta,’’ katanya.
Namun lanjut dia, yang terjadi adalah dari pusat datang dan langsung memetakan dimana kegiatan itu dilakukan dan menurutnya hal tersebut tidak boleh terjadi. Sebagai anak-anak dari Okaba, jelas Yoseph Yolmen, pihaknya akan berdiri di depan untuk bicara hal tersebut.
Page: 1 2
Hiruk pikuk Piala Dunia 2026 mulai terasa di Kota Jayapura. Tidak hanya ditandai dengan maraknya…
Menurut Abisai, antusiasme masyarakat terhadap ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut mulai terlihat di…
Dalam pelaksanaannya kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri oleh sejumlah narasumber, di antaranya Rektor Institut Agama Islam…
– Menyikapi dinamika keamanan di wilayah Distrik Abepura yang dikenal sebagai pusat pendidikan dan ekonomi…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui Dinas Pariwisata setempat memperkuat tata kelola objek wisata berbasis…
Untuk menjaring minat generasi muda, Universitas Katolik (UNIKA) Fajar Timur Papua kini gencar melaksanakan program…