

Rosina Kebubun (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE– Pemilu Presiden dan Legeslatif telah dilaksanakan pada 14 Februari 2024. Namun KPU sebagai penyelenggara Pemilu tersebut memberikan sejumlah catatan. Salah satunya, adalah soal pencatutan nama masyarakat.
KPU Kabupaten Merauke menyebut sejumlah Parpol telah mencatut nama masyarakat sebagai anggota dari Parpol tersebut tanpa disadari dan diketahui oleh warga yang bersangkutan.
‘’Banyak warga yang namanya dimasukan sebagai anggota dari Parpol yang tidak diketahui oleh masyarakat,’’ kata Ketua KPU Kabupaten Merauke Rosina Kebubun, saat evaluasi Pemilu dan Persiapan Pelaksanaan Pilkada di Hotel Halongen, Kamis (04/04/2024).
Menurut Rosina Kebubun, pencatutan nama masyarakat oleh sejumlah Partai Politik tersebut berdampak saat perekrutan badan adhoc KPU.
‘’Karena ditemukan mereka yang mau mendaftar sebagai badan adhoc masuk dalam Sipol, sehingga berdampak pada proses badan adhoc. Karena mereka yang telah terdaftar di Sipol tersebut tidak bisa lagi direkrut sebagai penyelenggara badan adhoc KPU,’’ tandasnya.
Sementara lanut dia, untuk memperoses warga yang namanya dicatut oleh partai politik sebagai anggota maupun pengurus tersebut bukanlah hal mudah dan gampang. Karena dibutuhkan waktu yang lama.
‘’Kita juga menemukan terkait dengan pengurusan Partai Politik. Saat verifikasi, seseorang terdaftar di partai A namun beberapa saat kemudian nama yang sama juga terdaftar di partai lainnya. Ini kita temukan beberapa kasus. Termasuk soal sekretariatan dari Parpol yang pindah-pindah dan kadang tidak jelas,’’ katanya.
Hal yang terjadi di Merauke tersebut ternyata juga terjadi hal yang sama di Mappi, Asmat dan Boven Digoel seperti yang dikemukakan masing-masing Ketua KPU dari Kabupaten Mappi, Asmat dan Boven Digoel. (ulo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Menurutnya kejadian ini bermula saat beberapa warga sedang mencari ikan di sekitar Kali Ariyau sekitar…
Sengketa pergantian kepala kampung antara asosiasi 328 kampung dengan Pemkab Jayawijaya memasuki tahap akhir. Ya,…
Guna menjaga situasi kamtibmas yang ada di wilayah Kota Wamena, Polres Jayawijaya kembali melakukan razia…
Antrean panjang ini terjadi menyusul dugaan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di…
Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu memaparkan materi Gubernur Apolo Safanpo terkait potensi pertanian…
Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra, SH.,MM kembali mengingatkan masyarakat supaya waspada terhadap bahaya bahan…