

Wakil bupati Merauke Fauzun Nihayah saat bertemu dan berbincang dengan puluhan anak-anak pecandu lem Aibon di belakang Stadion Mini Maro Merauke, Sabtu (3/5) (foto:Sulo/Cepos )
MERAUKE– Wakil bupati Merauke Fauzun Nihayah menemui puluhan anak-anak pecandu lem Aibon di belakang Stadion Mini Maro Merauke, Sabtu (2/5/2025). Anak-anak pecandu lem Aibon ini datang dari keluarga yang orang tuanya tidak memiliki pekerjaan tetap. Bahkan orang tua mereka cenderung membiarkan anak-anak ini menjadi ‘pemulung’ untuk mendapatkan uang, membuat anak-anak ini tidak sekolah bahkan putus sekolah.
Saat menemui puluhan anak-anak tersebut yang orang tuanya tinggal di belakang Stadion Mini Maro tersebut, Wakil Bupati Fauzun Nihayah meminta anak-anak tersebut berhenti untuk menghirup lem aibon, karena akan merusak Kesehatan dan masa depan dari anak-anak tersebut.
Wabup Fauzun Nihayah bahkan menanyakan dimana mereka selalu membeli lem aibon tersebut yang jawab oleh anak-anak itu di kios yang ada di sekitar Pasar Baru Merauke itu.
‘’Nanti kita tertibkan untuk para pedagang baik toko maupun kios-kios untuk stop menjual lem aibon kepada anak-anak. Jangan karena hanya mau dapatkan uang sehingga melayani juga anak-anak yang datang beli lem dan ini merusak anak-anak kita,’’ katanya.
Page: 1 2
Menurut Rustan, pihaknya meminta kepada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Perindagkop) dan UKM agar mendukung…
Ketiga tersangka yang diamankan berinisial R alias I (29), N alias A (26), dan M…
Kepolisian Daerah Papua bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Papua meneguhkan komitmen bersama dalam mencegah…
Ketua Baleg DPR RI Dr. Bob Hasan menyatakan komitmennya mendukung pemekaran Provinsi Papua Utara. Ia…
Ya, bisa jadi ini menjadi sejarah dimana Persipura berhasil mencetak 3 gol hanya dalam 7…
Ketiga orang tersebut berinisial DRW (24), PY (23), dan GT (25). Mereka diamankan dalam pengembangan…