Ia juga meminta para orang tua untuk memperhatikan anak-anak mereka untuk tidak menghisap lem aibon dan mendorong anak-anak mereka untuk sekolah. ‘’Karena Pendidikan pertama itu ada di dalam keluarga, ada di bapak ibu sebagai orang tua,’’ katanya.
Wabup Fauzun Nihayah menjelaskan, pihaknya akan bekerja sama dengan sejumlah pihak yang selama ini sudah melakukan pendampingan. ‘’Kita memberikan penyadaran kepada orang tua. Hanya saja menjadi dilema. Mereka ini begitu bangun tidak sudah tidak ketemu dengan orang tua mereka. Pergi pagi dan ada beberapa yang pulang malam. Menjadi pemulung, mencari ikan dan ada beberapa yang memang sudah malas tahu dengan anak-anak mereka,’’ jelasnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Ia menjelaskan, anggaran yang dialokasikan untuk TPP ASN sebesar Rp7,5 miliar, sementara THR mencapai Rp25…
Ketua Bawaslu Papua, Hardin Halidin mengatakan laporan tersebut merupakan bentuk akuntabilitas lembaga pengawas pemilu atas…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Matius Pawara, menjelaskan bahwa rumah singgah tersebut disiapkan sebagai tempat…
Juru taktik Persipura, Rahmad Darmawan mengaku puas dengan etos kerja anak asuhnya. Menurutnya, pemusatan latihan…
Karena itu, menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi fokus utama perusahaan daerah tersebut. “Air bersih…
General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Sentani Jayapura, I Nyoman Noer…