Ia juga meminta para orang tua untuk memperhatikan anak-anak mereka untuk tidak menghisap lem aibon dan mendorong anak-anak mereka untuk sekolah. ‘’Karena Pendidikan pertama itu ada di dalam keluarga, ada di bapak ibu sebagai orang tua,’’ katanya.
Wabup Fauzun Nihayah menjelaskan, pihaknya akan bekerja sama dengan sejumlah pihak yang selama ini sudah melakukan pendampingan. ‘’Kita memberikan penyadaran kepada orang tua. Hanya saja menjadi dilema. Mereka ini begitu bangun tidak sudah tidak ketemu dengan orang tua mereka. Pergi pagi dan ada beberapa yang pulang malam. Menjadi pemulung, mencari ikan dan ada beberapa yang memang sudah malas tahu dengan anak-anak mereka,’’ jelasnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…
Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…