Ia juga meminta para orang tua untuk memperhatikan anak-anak mereka untuk tidak menghisap lem aibon dan mendorong anak-anak mereka untuk sekolah. ‘’Karena Pendidikan pertama itu ada di dalam keluarga, ada di bapak ibu sebagai orang tua,’’ katanya.
Wabup Fauzun Nihayah menjelaskan, pihaknya akan bekerja sama dengan sejumlah pihak yang selama ini sudah melakukan pendampingan. ‘’Kita memberikan penyadaran kepada orang tua. Hanya saja menjadi dilema. Mereka ini begitu bangun tidak sudah tidak ketemu dengan orang tua mereka. Pergi pagi dan ada beberapa yang pulang malam. Menjadi pemulung, mencari ikan dan ada beberapa yang memang sudah malas tahu dengan anak-anak mereka,’’ jelasnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Polres Jayapura memastikan akan menindak tegas setiap kasus dugaan intimidasi yang dilakukan oknum sopir taksi…
Ketua DPR Kabupaten Jayapura, Ruddy Bukanaung mengatakan DPRK Kabupaten Jayapura telah menyerahkan sebanyak 35 rekomendasi…
Perayaan HUT Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) ke-76 yang dipusatkan…
Dalam seruan tersebut, KWI menilai situasi sosial di Indonesia menunjukkan adanya luka sosial yang semakin…
Setelah dipalang aktivitas pelayanan Kantor Distrik Sentani untuk sementara dipindahkan ke Kantor Kelurahan Hinekombhe. Hal…
– Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jayapura menyelenggarakan kegiatan Latihan Kepemimpinan Kader (LKK)…