

Personel Polres Merauke saat mengikuti test kesamaptaan tahap kedua, Jumat (2/8). (Foto Sulo)
MERAUKE – Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, MM melalui Paur Subagwatpers Polres Merauke Ipda Agus Sunaryo, SH memimpin langsung pelaksanaan tes Kesamaptaan Jasmani semester tahap ke II tahun 2024 di Lapangan Mapolres Merauke, Provinsi Papua Selatan, Jumat, (2/8).
Pelaksanaan test kesamptaan jasmani secara serentak seluruh jajaran Polres Merauke ini dengan beberapa item diantaranya lari 12 menit, pull up, push up, sit up, shuttle run diikuti 67 Personel.
Ipda Agus Sunaryo menjelaskan, pembinaan kesampataan jasmani di hari ke dua secara serentak ini merupakan jadwal rutin persemester kedua tahun 2024 sehingga dilaksanakan test kemampuan jasmani yang merupakan kegiatan rutin untuk mengetahui tingkat kesamaptaan personel Polri khususnya Polres Merauke.
Tes kesamaptaan jasmani kali ini dibagi dalam empat gelombang dimana untuk pertama golongan IV peserta dari 50 – 60 tahun, kedua golongan III peserta dari 40 – 50 tahun, ketiga golongan II peserta dari 30 – 40 tahun, dan golongan I peserta dari 20 – 30 tahun.
“Tes Kesamaptaan jasmani ini bertujuan untuk mengetahui anggota dalam keadaan siap, sehat, terjaga stamina dan prima karena Polri dituntut untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Ditambahkan, tes kesamaptaan jasmani ini akan masuk dalam penilaian 13 komponen anggota Polri yang dijadikan pertimbangan untuk anggota yang akan naik pangkat dan mengikuti pendidikan. (ulo/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Penyidik Kejaksaan Negeri Merauke melakukan penggeledahan terkait dengan dugaan kasus korupsi revitalisasi Universitas Musamus (Unmus)…
Menurutnya aktivitas manusia di daratan menjadi salah satu penyumbang terbesar rusaknya ekosistem laut. Di kota-kota…
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merespons positif usulan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai…
Gagasan ini dilemparkan Pigai sebagai bentuk reposisi tata kelola kelembagaan yang dinilai perlu beradaptasi dengan…
Tak ada sekat budaya di kapal mungil berbobot sekitar 5 gross tone (GT) itu. Obrolan…
Bagi masyarakat adat Sentani, ikan ini bukan sekadar sumber pangan. Gabus Sentani memiliki nilai budaya,…