

Wakil Bupati Merauke Fauzun Nihayah berdialog dengan siswa SMP YPPK John 23 Merauke yang menggunakan Laptop dalam pembelajaran, Rabu (30/4) kemarin. (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE – Wakil bupati Merauke Fauzun Nihayah mengaku dalam beberapa hari belakangan ini, pihaknya telah menerima banyak pengaduan baik dari pihak sekolah maupun dari orang tua terkait dengan masalah guru di Merauke.
‘’Ada sekolah yang gurunya surplus tapi ada juga sekolah yang kekurangan guru,’’ kata Fauzun Nihayah kepada wartawan di SMP YPPK John 23 Merauke seusai menyaksikan penyerahan bantuan laptop dari Acer Indonesia ke sekolah sekolah di Merauke, Rabu (30/4).
Menurut Wabup Fauzun Nihayah, pihaknya telah meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke untuk melakukan penataan agar terjadi pemerataan guru di Merauke.
Sementara itu, terkait dengan pemberian bantuan laptop dari Acer Indonesia ke sejumlah sekolah di Kabupaten Merauke, Wabup Fauzun Nihayah menyampaikan apresisasi atas kepedulian Acer Indonesia tersebut.
‘’Ini sangat bagus. Bakti Acer untuk Indonesia yang dimulai dari Merauke,’’ katanya. Bantuan ini lanjutnya baru sedikit dan berharap kedepan dapat ditingkatkan ke sekolah-sekolah lainnya yang ada di Indonesia.
Page: 1 2
Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…
Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…
Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…
Bila banjir di tempat lain, bisa langsung surut seiring dengan berhentinya curah hujan dari langit,…
Gubernur Apolo datang bersama Kepala Balai Binamarga Merauke, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Jalan dan Jembatan…