Categories: MERAUKE

Penyidik Polsek Kurik Berkolaborasi Reskrim Ungkap Pembunuhan IRT di Malind 

MERAUKE– Penyidik Polsek Kurik berkolaborasi dengan Penyidik Reserse Kriminal Polres Merauke untuk mengungkap pelaku pembunuhan terhadap Marijem, Ibu Rumah Tangga (IRT) yang ditemukan tewas di semak-semak dengan sayatan benda tajam di kepalanya di Kampung Kumbe tepatnya di Tawatif, Distrikk Malind, Merauke-Papua Selatan, Minggu (10/03/2024) sekitar pukul 13.15 WIT. Hal ini dilakukan karena sampai saat ini,  pelaku pembunuhan tersebut belum terungkap.

‘’Untuk menangani kasus ini, dilakukan secara bersama penyidik Polsek Kurik dengan Reskrim Polres Merauke,’’ kata Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suaryana, SH, SIK melalui Kapolsek Kurik AKP Marlina Kaimu dihubungi media ini,  Senin (01/04/2024).

Perempuan asli Papua asal Kabupaten Mappi ini mengungkapkan, kolaborasi dalam menyelidiki kasus tersebut karena sampai saat ini belum  terungkap siapa pelaku pembunuhan terhadap korban. Selama ini, sebanyak 5 orang telah dimintai keterangan sebagai saksi yang semuanya dari keluarga korban.

Senin (01/04/2024) kemarin, penyidik yang dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Haris Baltasar Nasution, STK, SIK, turun langsung ke Kurim untuk melakukan penyelidikan terhadap kasus pembunuhan tersebut.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kasus temu mayat ini  dilaporkan oleh suami korban sendiri ke ketua RT dimana suami istri tersebut tinggal.  Menurut laporan suami korban ke Polisi bahwa pagi itu dirinya pergi ke sawah untuk memupuk padi sekaligus mencari rumput di sekitar sawah. Setelah suami korban selesai mencari rumput, kemudian keluar ke pinggir jalan dan melihat ada motor istrinya namun tidak melihat  istrinya  di sekitar lokasi, sehingga suami korban melanjutkan perjalanan untuk membawa rumput ke rumahnya.

   Sesampainya dirumah, suami korban menunggu korban di rumah. Namun korban tidak kunjung pulang membuat suaminya kembali tempat semula dimana ia melihat motor yang digunakan istrinya. Kemudian melakukan pencarian dan menemukan korban dipinggir jalan masuk dengan posisi  tidak bernyawa atau meninggal dunia. Kemudian suami korban kembali ke Kampung Rawasari untuk melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT dan dan anak korban bernama  Maryoto  untuk bersama – sama mengecek korban di TKP. (ulo)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Menang Kasasi di MA, 328 Kepala Kampung Minta Pemkab Jayawijaya Kembalikan SK Mereka

Sengketa pergantian kepala kampung antara asosiasi 328 kampung dengan Pemkab Jayawijaya memasuki tahap akhir.  Ya,…

33 minutes ago

Pertahankan Situasi Kamtibmas Yang Kondusif Polres Jayawijaya Razia Sajam di 4 Pasar

Guna menjaga situasi kamtibmas yang ada di wilayah Kota Wamena, Polres Jayawijaya kembali melakukan razia…

2 hours ago

Tak Ada Kelangkaan BBM di Mimika

Antrean panjang ini terjadi menyusul dugaan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di…

3 hours ago

Dampingi Mentrans dan Dubes Tiongkok, Sekda Paparkan Potensi Telaga Sari

Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu memaparkan materi Gubernur Apolo Safanpo terkait potensi pertanian…

4 hours ago

Masyarakat Diminta Menjauhi Bahan Peledak Sisa Perang Dunia II

Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra, SH.,MM kembali mengingatkan masyarakat supaya waspada terhadap bahaya bahan…

5 hours ago

Tim-tim Tanah Papua Masih Ada Peluang Lolos ke 16 Besar

Namun, dari total 64 klub peserta yang tersebar di 16 grup, baru tiga tim yang…

6 hours ago