Categories: MERAUKE

Solidaritas Pencari Kerja OAP Kembali Gelar Aksi Demo

MERAUKE– Ratusan peserta CPNS Pemprov Papua Selatan tidak lolos testing dan mengatasnamakan diri Sodlidaritas Pencari kerja Orang Asli Papua (OAP) kembali menggelar aksi demo damai, Senin (30/6). Aksi demo damai yang dilakukan tersebut merupakan yang ke-4 kalinya.

Mereka membawa 2 spanduk dan puluhan pamplet yang berisikan aspirasi atau tuntutan mereka kepada pemerintah Provinsi Papua Selatan.  Aksi demo damai yang dikawal ketat Kepolisian Resor Merauke itu diawali dengan berkumpul di Lingkaran Brawijaya.

Setelah itu, kemudian long march menuju Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Papua Selatan yang berada di Jalan Brawijaya Merauke.

Disini, mereka membentangkan spanduk dan menggelar orasi sevara bergantian. Para pendemo diterima Kabag Sumber Daya Manusia BKPSDM Papua Selatan Dominggus Anggawen.

Koordinator Lapangan (Korlap) Dinosius Yodi mengatakan aksi yang dilakukan ini untuk meminta pemerintah Provinsi Papua Selatan menunda penyerahan SK CPNS tersebut yang rencananya akan dilaksanakan pada 1 Juli 2025.

Alasan permintaan tersebut, kata dia dengan beberapa alasan diantaranya, dikuota orang Asli Papua terdapat non Papua bisa test di jalur OAP atas rekomendasi dari MRP Papua Selatan. ‘’Kita bicara data dan itu sangat jelas,’’ katanya.

Apalagi lanjutnya bahwa ada pernyataan dari Kabid SDM saat demo ketiga di DPRP alasan MRP mengeluarkan rekomendasi terhadap beberapa non OAP tersebut dengan alasan anak-anak perintis. ‘’Ini kata-kata beliau yang kami kembalikan saat di gedung DPRP. Jadi kami hari ini untuk membela hak-hak kami,’’ katanya.

‘’Tanah kami sudah diambil lewat PSN, apakah hak-hak kami lewat penerimaan CPNS akan di ambil lagi. Kita tuntut keadilan,’’ katanya.

Kabid SDM KPSDM Papua Selatan Dominggus Anggawen yang menerima aspirasi dan tuntutan para pendemo tersebut mengatakan akan menyampaikan ke pimpinan atas untuk bisa melihat kembali.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

4 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

5 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

6 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

7 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

8 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

9 hours ago