Dominggus juga menjelaskan bahwa saat aksi demo kedua ke DPRP, ada kesepakatan dengan perwakilan aksi demo tersebut yang akan akan difasilitasi ke Kementrian PAN dan RB terkait dengan kuota OAP sebanyak 203 yang belum terisi.
Dominggus menjelaskan bahwa surat permintaan audiensi dengan Menpan RB sudah dikirimkan dan menunggu persetujuan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi.
‘’Sementara 203 kuota OAP yang belum terisi kemarin, tetap ada dan kita minta untuk bisa dibuka tahun 2025 ini,’’ katanya.
Setelah mendengar penjelasan tersebut, para pendemo itu kembali melanjutkan perjalanan mereka menuju gedung DPRP Papua Selatan.
Sekadar diketahui, di tahun 2024, Pemprov Papua Selatan melakukan penerimaan CPNS denganjumlah kuota 1.000 orang. Dimana 800 diantaranya untuk Orang Asli Papua. Namun dari 800 kuota OAP itu, 203 jabatan diantaranya tidak ada pelamarnya. Sementara yang ada pelamarnya 597 orang. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Ia menjelaskan, anggaran yang dialokasikan untuk TPP ASN sebesar Rp7,5 miliar, sementara THR mencapai Rp25…
Ketua Bawaslu Papua, Hardin Halidin mengatakan laporan tersebut merupakan bentuk akuntabilitas lembaga pengawas pemilu atas…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Matius Pawara, menjelaskan bahwa rumah singgah tersebut disiapkan sebagai tempat…
Juru taktik Persipura, Rahmad Darmawan mengaku puas dengan etos kerja anak asuhnya. Menurutnya, pemusatan latihan…
Karena itu, menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi fokus utama perusahaan daerah tersebut. “Air bersih…
General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Sentani Jayapura, I Nyoman Noer…