Categories: KEEROM

Bupati Gusbager Salurkan Dana Otsus ke Gereja dan Lembaga OAP

KEEROM – Bupati Keerom, Piter Gusbager kembali menyalurkan dana Otonomi Khusus (Otsus) ke gereja-gereja dan lembaga Orang Asli Papua (OAP) di Kabupaten Keerom, Minggu (23/6).

“Di hari kedua ini saya menyerahkan bantuan bagi Gereja GKI Bahtera Arso, Swakarsa bersama 1 unit mobil Toyota Hilux untuk peningkatan ekonomi umat, lalu di Gereja KINGMI Pir II total Rp. 300 juta dan Gereja Jemaat Filadelfia Milki Rp. 50 juta. Kami juga memberikan bantuan kepada gereja untuk Pentahbisan Imamat Katolik kedua putra Asli Keerom Rp.100 juta serta bantuan Rp.50 juta untuk pengukuhan suster/biarawati pertama dari Keerom,” ungkap Bupati Gusbager.

Sehari sebelumnya, pada Sabtu (22/6) secara terbuka Bupati Gusbager menyalurkan bantuan langsung tunai yang bersumber dari dana Otsus Papua kepada DAK dan LMA Keerom masing-masing sebesar Rp.500 juta. Juga bantuan kepada Gereja Katholik St. Wilibrodus Arso Kota Rp.300 juta dan Gereja St. Yakobus Workwana Rp.300 juta.

Diketahui, selama 3 tahun kepemimpinan Bupati Gusbager,  secara terbuka dirinya menyalurkan anggaran Otsus bagi masyarakat OAP, diantaranya kepada lembaga agama, lembaga adat, bantuan UMKM, pendidikan, infrastruktur, jalan dan lain sebagainya.

“Sudah 3 tahun di masa kepemimpinan Piter-Wahfir kami melakukan hal ini secara terbuka. Baik itu untuk pembukaan jalan baru, peningkatan jalan, merehabilitasi dan membuka kampung-kampung yang ada OAP, kendaraan terbaru Toyota Hilux 4×4 yang disalurkan di semua Puskesmas dan kampung-kampung di Kabupaten Keerom itu semua bersumber dari dana Otsus Papua,” ujarnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu menerangkan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa ada dukungan gereja, adat dan masyarakat.

Untuk itu, dirinya berharap seluruh gereja-gereja, adat dan masyarakat terus bersatu menyuarakan Keerom Tanah Damai. “Karena hanya dengan kedamaian masyarakat bisa hidup sejahtera. Jadi ketika ada pihak-pihak yang datang hanya mau membuat kacau di Keerom, maka kita mesti bersatu untuk  melawan,” tandasnya. (eri/ary)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

4 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

5 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

6 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

7 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

8 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

9 hours ago