Categories: KEEROM

Serap Aspirasi di Keerom: MRP Fokus Perlindungan Masyarakat Adat dan Hutan

​KEEROM – Anggota Majelis Rakyat (MRP) Papua dari Kelompok Kerja (Pokja) Perempuan, Naomi Sumel, menjaring aspirasi dalam agenda reses tahap pertama tahun 2026 di Arso 2, Kabupaten Keerom, pada Senin (20/4) kemarin.

Reses kali ini mengusung tema besar “Selamatkan Manusia dan Tanah Papua” dengan fokus spesifik pada perlindungan dan pemenuhan hak-hak masyarakat adat di Provinsi Papua, khususnya di Kabupaten Keerom. ​Dalam pertemuan tersebut, Naomi Sumel yang merupakan perwakilan dari Kabupaten Keerom, melakukan penjaringan aspirasi untuk mendengar langsung persoalan yang dihadapi warga lokal.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari DPRK jalur pengangkatan, anggota DPR dari partai politik, dan jajaran pemerintah distrik setempat serta ratusan masyarakat adat perempuan. ​Salah satu poin penting yang mencuat dalam pertemuan tersebut adalah kekhawatiran masyarakat mengenai masuknya investasi yang berdampak pada kerusakan lingkungan. Warga melaporkan bahwa kehadiran investor di wilayah Keerom seringkali berbenturan dengan kelestarian hutan adat.

​”Kami turun untuk mendengar langsung persoalan di Keerom, terutama terkait dengan investor yang masuk dan merusak hutan. Masyarakat banyak menyampaikan keluhan terkait masalah perizinan yang selama ini berjalan,” ungkap Naomi Sumel usai kegiatan.

​Menurut Naomi, saat ini terdapat 24 anggota MRP yang sedang turun ke lapangan secara bersamaan di berbagai titik untuk memastikan hak-hak masyarakat adat tetap terlindungi di tengah arus pembangunan dan investasi. ​Dari hasil diskusi dengan masyarakat Keerom, tokoh adat, dan kelompok perempuan di Arso, reses ini berhasil merumuskan 8 rekomendasi utama yang akan diperjuangkan oleh MRP.

Beberapa poin penting dalam rekomendasi tersebut meliputi regulasi perlindungan perempuan, penetapan wilayah adat, pemetaan sumber daya alam, advokasi UU masyarakat adat.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Komnas HAM Diminta Selidiki Kasus Tiga Warga Sipil

Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…

18 hours ago

Pemkot Siap Tegakkan Perda yang Belum Optimal

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…

1 day ago

Eksploitasi Seksual Jadi Temuan Ditsiber

Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…

1 day ago

Jalur  Utara Papua Jadi Prioritas Konektivitas Daerah

Menurut dia, jika konektivitas darat dan laut berjalan bersamaan maka masyarakat akan memperoleh manfaat yang…

1 day ago

Transparansi dan Pelayanan Publik di BPN Dinilai Buruk

Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…

1 day ago

Tiga Kali Setubuhi Anak Dibawa Umur, Pria 44 Tahun Diringkus

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…

1 day ago