Categories: BIAK

PPI Fandoi Biak Numfor Bisa Menjadi Sentra Perikanan Kelas Dunia

Selain regulasi dan infrastruktur, Mukry juga menyoroti pentingnya penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) perikanan yang mumpuni, terutama Orang Asli Papua (OAP). “Tidak lupa juga kita harus siapkan SDM perikanan kita kelola secara baik, sehingga yang mengerjakan urusan sektor perikanan nanti itu adalah orang Asli Papua itu sendiri. Jangan kita sudah bangun semua sarananya tapi yang kerja datang dari luar Papua,” tegas Mukry.

Ia memberikan contoh perubahan paradigma dalam praktik penangkapan ikan. “Misalnya dalam hal pemahaman ikan tangkap, nelayan lokal kita masih menganut sistem Pergi Pagi Pulang Sore. Tapi kalau kita bicara ikan tangkap kelas dunia, itu satu minggu di laut, baru balik. Itu perubahan perilaku, butuh SDM-nya yang baik.”

Namun dia melihat banyak sejumlah fasilitas di PPI ini belum dimaksimalkan secara baik dan optimal, olehnya itu regulasi antara pemerintah pusat, pemprov Papua dan juga Pemerintah Daerah yang memang harus menjadi titik dimana perbaikan itu dimulai, agar kebijakan kedepan bisa lebih menjamin untuk investasi di Papua untuk sektor Perikanan Tangkap.

“PPI Fandoi ini memiliki banyak sekali persoalan, kasarnya kita sebut sebagai Mangkrak. Tidak difungsikan. Bahkan pelabuhannya sudah tidak layak lagi. Padahal potensi perikanan kita cukup besar. Tetapi perlu kita garisbawahi kalau kita memiliki policy dan kebijakan yang sama baik Pemerintah Kabupaten Kota, Pemprov Papua dan Pemerintah Pusat, kita bisa mendorong ini bisa lebih baik untuk kemakmuran masyarkat Papua, kita harus perbaiki policynya, siapkan SDM-nya baru kita bicara soal infastruktur dan juga investasi dan lainnya,” ungkap Hamadi.

Sementara, Desener Ongge, Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Biak Numfor, menyampaikan apresiasi atas perhatian DPR Papua. “Kami dari Dinas Perikanan Kabupaten Biak Numfor mengapresiasi kunjungan ini. PPI Fandoi memang membutuhkan pembenahan fasilitas untuk menunjang pengembangan sektor perikanan, khususnya di Biak Numfor,” ujar Desener.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Pentingnya Ruang Aman Diskusi Seksualitas Bagi Remaja

  Peristiwa obrolan tidak pantas di grup WhatsApp yang beredar di media sosial tersebut dinilai…

8 hours ago

Tradisi Anyam Papua Terancam Hilang Akibat Bahan Baku yang Semakin Sulit

​Penyebab pertama mengakar pada pergeseran sosial yang berlangsung cepat sejak awal milenium. Sejak memasuki tahun…

9 hours ago

Warga Panik Selamatkan Barang dan Padamkan Api, Malah Ada Orang Sibuk Mencuri

   Di antara reruntuhan, anak-anak bermain dengan rangka sepeda yang hangus terbakar. Di sudut lain,…

9 hours ago

Korban Kebakaran Capai 3.000 Lebih, Wali Kota Minta Dukungan Pusat

Kondisi tersebut mendapat perhatian serius dari Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., yang…

10 hours ago

Kasus SMAN 4 Jadi Alarm Pengawasan Siswa di Era Digital

Dugaan pelecehan seksual berbasis digital yang melibatkan sejumlah siswa SMAN 4 Jayapura mendapat perhatian Ombudsman…

10 hours ago

Disinyalir Api dari Salah Satu Kamar Kos

Olah TKP dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran yang terjadi pada Senin (30/8) tersebut. Dalam…

11 hours ago