Categories: LINTAS PAPUA

Batalyon 756/WMS Amankan 5 Kg Ganja di Perbatasan RI-PNG

JAYAPURA-Satgas Pamtas Batalyon 756/WMS berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis ganja sebanyak 5 Kg dari Papua Nugini (PNG) yang dibawa masuk ke Indonesia.

Kasrem 172/PWY Kolonel Inf. Bayu Sudarmanto, mengatakan pengungkapan terhadap penyelundupan ganja ini dilakukan di Wilayah Perbatasan RI-PNG, pada Selasa (28/3) kemarin.

Dari penangkapan tersebut Satgas Pamtas Batalyon 756/WMS yang ada di Skofro, berhasil mengamankan 6 (Enam) orang pelaku yang merupakan warga PNG diantaranya CA, HT, VA, JO, KE dan DG.

“Dari tangan pelaku, berhasil diamankan kurang lebih 5.153 (lima ribu seratus lima puluh tiga) gram Narkotika jenis ganja yang dikemas dengan bungkus plastik sebanyak 86 (delapan puluh enam) bungkus disimpan di dalam 3 (tiga) buah tas ransel dan 1 (satu) buah noken,”Ungkap Kasrem saat jumpa pers dengan awak media di Korem 172/PWY, Kamis (30/3).

Atas perbuatan para tersangka dapat diancam dengan pidana sesuai UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Iapun mengatakan pengungkapan penyelundupan ganja berkat kerjasama Satgas Pamtas Batalyon 756/WMS Skofro, Tim Direktorat Interdiksi Narkotika DJBC, Unit P2 Kanwilsus DJBC Papua, Unit Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Jayapura serta Imigrasi Papua.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari peran masyarakat dan Sinergi PKS TNI AD-BC dan Timpora Jayapura yang serius dalam melakukan pengawasan khususnya di daerah perbatasan,”Ujar Bayu.

Bayu menyatakan dari semua pelaku 1 (Satu) orang diantaranya diindikasikan sering melakukan penyelundupan ganja baik melalui jalur darat maupun jalu laut. Pengungkapan penyelundupan ganja ini kata dia sudah yang kesekian kali dilakukan oleh Pihak Korem 172/PWY bersama Stakholder.

“Sejak awal tahun 2023 ini, terhitung sudah 11 (sebelas) kali kita menggagalkan penyelundupan ganja di wilayah Perbatasan RI-PNG, ini menandakan adanya peningkatan pengawasan diwilayah perbatasan terhadap peredaran Narkotika untuk masuk ke Indonesia,” ungkapnya.

Bayu menyampaikan sinergi yang dilakukan akan secara berkelanjutan dan masif antara Bea Cukai dan Aparat Penegak Hukum lainnya, hal ini merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkotika.

Iapun berharap dengan penangkapan Narkotika ini dapat menggugah semangat Aparat Penegak Hukum lain untuk mengungkap jaringan Narkotika di Indonesia, khususnya di Papua.

“Diharapkan agar masyarakat dapat turut berperan aktif dalam memerangi serta memberantas narkotika,”Pungkasnya. (rel/gin)

 

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PAPUAGANJA

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

1 day ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

1 day ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

1 day ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

1 day ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

1 day ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

1 day ago