Categories: LINTAS PAPUA

Ketua DPRK Soroti Keterlambatan KUA-PPAS Waropen 2025

WAROPEN— Ketua DPRK Waropen, Yenike Dipan, angkat suara terkait keterlambatan penetapan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Waropen tahun 2025. Padahal, agenda penting ini seharusnya sudah disahkan pada minggu kedua Agustus.

Menurut Yenike, perubahan anggaran menjadi keniscayaan karena adanya perbedaan antara asumsi KUA awal dengan realisasi di lapangan, baik dari sisi pendapatan yang belum tercapai maupun belanja yang belum terlaksana. Karena itu, perubahan PPAS menjadi instrumen penting bagi pemerintah daerah untuk menyesuaikan kebijakan anggaran dengan kondisi terbaru.

“Perubahan APBD harus memperhatikan beberapa hal, seperti program yang realistis ditampung sesuai sisa waktu pelaksanaan, capaian kinerja yang perlu disesuaikan jika asumsi awal meleset, dan capaian yang bisa ditingkatkan jika ada kelebihan target,” jelasnya. Hal ini, lanjut Yenike, merujuk pada ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa penyusunan KUA-PPAS 2025 bukan sekadar rutinitas administrasi, melainkan landasan penting dalam mewujudkan pembangunan yang adil dan merata sesuai visi-misi bupati dan wakil bupati.

Meski tak menampik adanya perbedaan pandangan antara legislatif dan eksekutif dalam pembahasan, Yenike optimistis semangat kebersamaan harus menjadi pegangan utama. “Asas kebersamaan harus kita satukan dalam kehendak bersama agar tercipta keadilan dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Waropen,” pungkasnya. (il/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Presiden Harus Bersikap Setelah Gereja Beri Sinyal

Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…

15 minutes ago

Bangunan Pasar di Perbatasan RI-PNG Mulai Rusak, PAD Tak Maksimal

   Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…

45 minutes ago

Prabowo Persilakan KPK Periksa Menterinya

Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…

1 hour ago

Selesaikan Konflik, Pimpinan Daerah Diminta Rangkul Semua Pihak

Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…

2 hours ago

Uncen Berduka, Jangan Ada Palang Memalang

Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…

2 hours ago

Tokoh Agama Papua Padukan Langkah Demi Kemanusiaan dan Perdamaian

   Keberagaman ini menurutnya harus dipelihara sebagai modal dasar untuk membangun tatanan sosial yang adil…

3 hours ago