

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Sarmi, Eduward Dimomonmau
SARMI-Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Sarmi, Eduward Dimomonmau, menegaskan bahwa penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) harus berpedoman pada skala prioritas, terutama untuk program Bantuan Langsung Tunai (BLT).
“Untuk tahun ini, jika saya tidak keliru, alokasi BLT ditetapkan sebesar 15% dari total dana kampung di setiap kampung. Dana ini wajib dialokasikan,” ujar Eduward saat ditemui, Jumat (9/5).
Selain BLT, kata Eduward, terdapat sejumlah prioritas lain yang perlu menjadi perhatian kampung, seperti pengembangan potensi lokal yang menjadi keunggulan masing-masing kampung, dukungan terhadap ketahanan pangan, promosi pelayanan dasar, penanganan stunting, dan penguatan kapasitas kelembagaan kampung.
“Intinya, dana ini digunakan untuk mendukung pelaksanaan tugas-tugas strategis di tingkat kampung,” jelasnya.
Eduward juga menjelaskan perbedaan antara Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD). Dana Desa bersumber dari APBN dan ditransfer langsung ke rekening kampung, sementara ADD berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 10% dan digunakan untuk membiayai belanja yang tidak terakomodir dalam Dana Desa.
Page: 1 2
Coach RD mengaku sangat sulit mengalahkan pasukan Laskar Antasari di depan Barito Mania. Musim ini,…
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Biak, melalui Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan, dan Patroli (KBPP),…
Kepala Bidang Trantib Umum Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Merauke Raimond Rumlus mengungkapkan, penertiban ini…
Andre menjelaskan, setelah penetapan AI sebagai tersangka dalam kasus korupsi bantuan hibah Pemerintah Provinsi Papua…
PSBS memiliki waktu cukup lama untuk berbenah. Putaran kedua kembali bergulir pada 25 Januari. PSBS…
‘’Beliau orang baik. Utang itu sekitar 2-3 tahun terakhir. Sementara utang-utang sebelumnya sudah dibayarkan. Saat…