Ronaldy juga menegaskan bahwa program nikah massal dan layanan “jemput bola” ke kampung-kampung tetap menjadi prioritas. Dalam layanan jemput bola tersebut, seluruh layanan pencatatan sipil akan dibawa langsung ke masyarakat, termasuk bagi mereka yang sudah menikah secara agama namun belum tercatat secara resmi di Dukcapil.
“Kalau ada yang belum menikah secara capil, tapi sudah menikah agama, saat itu juga akan langsung kami proses. Namun, kalau belum menikah secara agama, tentu harus dilakukan dulu pernikahan agamanya,” tambahnya.
Program ini diharapkan dapat mempercepat legalitas pernikahan masyarakat dan memastikan hak-hak administrasi mereka terpenuhi dengan baik.(roy).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…
Menurut Abisai Rollo, tingginya angka kebakaran dalam beberapa waktu terakhir harus menjadi perhatian serius semua…
Para Gubernur dan Bupati/Wali Kota se-Tanah Papua melakukan Forum Koordinasi Strategi Percepatan Pembangunan. Pertemuan ini…
Gubernur Papua Matius D Fakhiri meminta masyarakat adat dilibatkan dalam pengelolaan saham PT Papua Divestasi…
Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Perkebunan dan…
Menurutnya, implementasi Otsus harus difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat asli Papua melalui program-program yang menyentuh…