Ronaldy juga menegaskan bahwa program nikah massal dan layanan “jemput bola” ke kampung-kampung tetap menjadi prioritas. Dalam layanan jemput bola tersebut, seluruh layanan pencatatan sipil akan dibawa langsung ke masyarakat, termasuk bagi mereka yang sudah menikah secara agama namun belum tercatat secara resmi di Dukcapil.
“Kalau ada yang belum menikah secara capil, tapi sudah menikah agama, saat itu juga akan langsung kami proses. Namun, kalau belum menikah secara agama, tentu harus dilakukan dulu pernikahan agamanya,” tambahnya.
Program ini diharapkan dapat mempercepat legalitas pernikahan masyarakat dan memastikan hak-hak administrasi mereka terpenuhi dengan baik.(roy).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pengadilan Militer III-19 Jayapura sebagai salah satu penyelenggara peradilan di tingkat pertama mempunyai tugas untuk…
Kepala Kejaksaan Negeri Merauke Dr. Paris Manalu, SH, MH, didampingi Kepala Seksi Pemulihan Aset Arief…
Saat ini, Pemerintah Kota Jayapura telah melantik sebanyak 26 pimpinan OPD sebagai pejabat definitif. Namun…
Plt Kepala PELNI Cabang Merauke Sandi mengungkapkan, KM Tatamailau yang tiba dan sandar di Dermaga…
Untuk itu, Rustan Saru meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura agar segera melakukan evaluasi menyeluruh…
Ketua Panitia Pelaksana Soleman Jambormias didampingi Wakil Ketua dan Sekretaris Panitia kepada wartawan mengungkapkan, Sidang…