

(WAG) Kedua orang tua korban ketika membawa sang anak berusia 3 tahun ke RSUD Nabire sesaat setelah ditemukan tewas, Rabu (3/5)
JAYAPURA – Kejadian tak biasa terjadi di Nabire pada Rabu (3/5). Seorang balita ditemukan tewas dengan luka mengenaskan. Gadis kecil berusia 3 tahun ini diduga meninggal usai mengalami kekerasan di bagian kemaluannya. Polisi kini tengah memburu pelaku yang dilaporkan masih ada hubungan keluarga namun mengalami gangguan kejiwaan.
Kejadian ini terjadi Rabu (3/5) sekira pukul 17.00 WIT dimana dari kronologisnya dijelaskan bahwa sekira pukul 13.30 WIT pelaku FM (20) re mendatangi rumah korban kemudian mengajak korban bermain di sekitar rumah korban. Tak lama sekitar 30 menit kemudian sang ibu keluar mencari korban dan menyuruh sang kakak ikut mencari. Setelah berkeliling ternyata korban dan pelaku masih juga tidak berhasil ditemui dan akhirnya pada pukul 16.00 WIT akhirnya ditemukan dengan jarak sekitar 1 Km dari rumahnya.
Hanya saat itu dikatakan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia di lokasi hutan bakau dengan posisi bagian kemaluannya tertusuk kayu. Saat itu juga saksi langsung membawa pulang korban ke rumah dan pukul 17.30 WIT patroli dari Polsek Kota Nabire yang dipimpin Kapolsek Nabire, Kompol Marpaung mengevakuasi korban ke RSUD Nabire untuk dilakukan visum et repertum. Hanya terkait ini Humas Polda Papua belum memberi komentar. Terkait ini Humas Polres Nabire menyampaikan segera menyampaikan informasi tersebut. Sementara Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny yang terhubung via Whatsapp tidak memberikan jawaban. (ade/tri)
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…