Dirinya mengharapkan jika di bulan Juni nati festival itu terjadi maka Ia harapkan Anak-anak muda mengambil peran penting didalamnya. “Saya ingin Anak-anak mudah nanti mengambil peran penting dalam kegiatan itu nanti untuk menunjukan hasil karya-karyanya kepada orang banyak,” harapannya.
Kemudian Ia membandingkan jembatan tersebut pada tempo dulu saat jembatan masih barunya, banyak pengunnung dan bahakan sempat viral sebagai destinasi wisata baru bagi warga kota Jayapura dan sekitarnya, tetapi sekarang, kata Feliks justru berbanding terbalik.
Terkait dengan kondisi tersebut Feliks menyampaikan bahwa kurangnya perhatian dan penegasan dari pemerintah sehingga orang-orang yang tidak bertangungjawab membuang sampah sembarangan tempat, merusakan fasilitasi didalamnya termasuk toilet umum dan lain-lain.
Ia pun mengharapkan pemerintah melalui dinas terkaitnya bisa mengatasi masalah tersebut, agar masayarakat bisa kembali mengunjungi Kampung Nelayan Hamadi dengan nyaman. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia mengatakan, sejak awal menjabat dirinya langsung…
Menanggapi insiden tersebut, Ketua Komisi D DPR Kota Jayapura, Deli Lusyana Watak, menegaskan bahwa…
Dalam acara pelantikan turut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPRD, MRP, TNI-POLRI para…
Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Laut (Polsek KPL) Jayapura mengamankan seorang pria berinisial KB (19) yang…
Denny mengatakan, potensi rumput laut di Sarawandori sangat besar karena memiliki varietas yang mampu tumbuh…
Sejumlah pencaker saat hadir di Job Fair Jayapura hari kedua di PTC Entrop, Kamis (27/8).…