Categories: PEGUNUNGAN

Pendidikan Dasar Tak Berjalan Baik, Picu Banyaknya Anak Putus Sekolah

WAMENA – Dinas Pendidikan Pengajaran dan Kebudayaan Provinsi Papua Pegunungan memastikan banyaknya anak jalanan yang putus sekolah saat ini disebabkan karena pendidikan dasar di kampung dan distrik yang tak berjalan dengan baik sehingga pada saat melanjutkan pendidikan ke tingkat SMP anak tersebut belum bisa menguasai literasi dan numerasi, sehingga timbul rasa minder terhadap siswa yang lainnya akibatnya putus sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan , Pengajaran dan Kebudayaan Aron Wanimbo, SE, MSi menyatakan banyak guru yang ditempatkan di kampung –kampung terpencil namun mereka tak pernah mengajar dengan baik,  tiba saatnya ujian mereka meloloskan siswa  dengan nilai yang bagus saat masih duduk di bangku SD,

“setelah mendapat ijazah SD dan melanjutkan ke SMP di Kota , ternyata literasi dan numerasi atau Membaca, Menulis dan berhitung belum di kuasai dengan baik akhirnya timbul rasa minder karena tak bisa bersaing dengan anak –anak yang mendapat pendidikan dasar dalam kota, yang sudah mengusai literasi dan numerasi,”ungkapnya Sabtu (27/4) kemarin.

Menurutnya akibat dari rasa minder itu  dan tak bisa menyesuaikan diri sehingga putus sekolah ditengah jalan, anak yang putus sekolah ditengah jalan saat ini terlalu banyak sehingga bisa terbentuklah yang disebut anak –anak Aibon, kelompok narkoba, komplotan ini dan itu yang tiap tahunnya bertambah banyak.

“kalau mereka bertambah banyak daerah ini semakin kacau, orang –orang yang terdidik ini sedikit, Provinsi Papua pegunungan ini hadir di Wamena, salah satu kota besar di Papua pegunungan namun seperti kami berada di daerah yang penuh tantangan,”Tegas Aron Wanimbo.

Ia juga mengaku seperti saat ini masyarakat mau beraktifitas dari sore hingga malam hari agak sulit karena ancaman kriminalitas yang sering terjadi dalam Kota Wamena karena jumlah anak –anak yang tidak terdidik itu lebih banyak dari anak-anak yang terdidik, oleh karena itu harus ada cara yang dilakukan untuk melihat masalah ini.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Polisi Temukan 10 Selongsong Peluru 5,56 MM

Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK menyatakan aparat dari Polres Jayawijaya didukung…

6 hours ago

Laporan Pertanggungjawaban Lambat, Pemprov Disemprot

Wagub atas nama Pemerintah Provinsi disemprot Fraksi PDI Perjuangan terkait penyampaian dan pembahasan laporan pertanggungjawaban…

6 hours ago

Tanamkan Karakter dan Integritas Untuk Cegah Korupsi Sejak Dini

  Upaya ini dinilai sangat strategis mengingat korupsi bukan sekadar kejahatan biasa, melainkan masuk dalam…

7 hours ago

Satu KKB “Bernyanyi”, Empat Orang Langsung Dibekuk

Dari lima tersangka yang ditetapkan, dua di antaranya, yakni AU dan MP tewas setelah melakukan…

7 hours ago

Kepsek Diwarning, Harus Tegas Tangani Tawuran Pelajar!

   Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Rocky Bebena, mengatakan persoalan tawuran antara kedua sekolah tersebut…

8 hours ago

Diduga Kelompok Baru yang Bermain

Komandan Kodim (Dandim) 1710/Mimika, Letkol Inf Teuku Jozanda, mengonfirmasi bahwa penyisiran dan operasi pencarian kini…

8 hours ago