Kepala Dinas (Kadis) Sosial Kota Jayapura, Djong Makanuay mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi kepada pelajar untuk menghindari dari perbuatanyang beresiko dengan hukum.
“Bagaimana anak-anak mendapatkan edukasi dari pihak sekolah melalui guru BP mendapatkan pengawasan kepada anak-anak beresiko hukum ini seperti apa dalam pengawasan,” kata Djong Makanuay saat diwawancarai Cenderawasih Pos, seusai kegiatan di salah Hotel di Abepura, Rabu (23/5).
Ia mengharapkan edukasi yang telah dilakukan itu bisa berguna, dan bermanfaat serta bisa memberikan pemahaman terhadap anak-anak yang beresiko dengan hukum khususnya di sekolah. Kegiatan ini sangat penting bagi anak berusia masih produktif, khususnya pelajar SMP.
Karena pelajar SMP penguna gadget, medsos cukup luar biasa. Lewat media ini sangat mempengaruhi psikologis anak dalam pergaulan dan cara pandang dalam kehidupan sehari-hari, sehingga potensi melanggar hukum bisa terjadi.
“Media sosial sangat mempengaruhi psikologis anak dalam pergaulan di kehidupannya sehari-hari, sehingga berpotensi hukum tidak bisa terhindari.”terangnya.
Menurutnya, sosialisasi tersebut diikuti 72 anak perwakilan dari 16 SMP yang diundang Dinas Sosial dari di lima Distrik yang tersebar di Kota Jayapura. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anak dan guru Bimbingan Konseling (BK), dalam mengatasi dan mencegah kenakalan di sekolah.
“Ini beberapa SMP telah kami undang, untuk mewakili lima kecamatan/distrik dan tidak semua sekolah kami undang, karena keterbatasan anggaran yang ada. Ada 16 SMP yang kami undang untuk mendapatkan edukasi pencegahan dan penanganan Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH),” ungkapnya.
Dari kegiatan edukas ini, ada sejumlah pertanyaan dari anak-anak, terutama terkait upaya apa yang harus dilakukan di sekolah setelah mengikuti kegiatan itu. Dia berharap agar apa yang menjadi pembekalan hari ini, anak-anak bisa menerapkannya di sekolah masing-masing, agar bisa menghindari perbuatan yang beresiko hukum.
“Kami arahkan setelah pulang dari pembekalan hari ini bisa menyampaikan kepada teman-teman sekelas, sesama sekolah bagaimana menghindari resiko-resiko hukum,” jelasnya.
Proses seleksi tak lagi mewajibkan hadir di dalam kelas untuk ujian tulis bersampul kertas.…
Persipura Jayapura resmi merekrut penyerang baru, Lazarus Sinim. Pemain muda yang bersinar pada Liga 4…
Kepala Bidang Pajak Bapenda Provinsi Papua Ardi, mengatakan capaian tersebut menunjukkan kontribusi penerimaan opsen…
Berdasar data yang diterima oleh awak media dari Leonardo, M-346 F Block 20 merupakan varian…
Puncak peringatan HAN dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H.…
Polri menegaskan bahwa personel Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) tidak memiliki kewenangan untuk…