Categories: FEATURES

Tak Perlu Lagi Ke Luar Daerah, RSUD Abepura Punya Alat Canggih Tangani Pneumoia

​Melihat tingginya angka kesakitan paru pada anak, dr. Jumilarita memutuskan untuk mendalami sub-spesialisasi (konsultan) respirologi anak di RSCM Jakarta sejak awal 2023. Meski sempat diuji masalah kesehatan di tengah masa pendidikan dua tahunnya, ia pantang surut langkah. Pada Februari 2026, ia resmi menuntaskan studinya dan kembali ke Jayapura.

​Kini, dr. Jumilarita tercatat sebagai dokter spesialis anak konsultan respirologi pertama dan satu-satunya yang bertugas di enam provinsi di Tanah Papua. ​”Kenapa saya mengambil konsultan subspesialis respirologi anak?. Saat ini kita dari enam provinsi Papua belum ada konsultan respirologi anak, sedangkan disini kita banyak terdapat penyakit-penyakit paru, salah satunya tuberkulosis, baik paru maupun ekstra paru,” ungkap dr. Jumilarita saat ditemui di RS Abepura, Kamis (20/8) kemarin.

​Kembalinya dr. Jumilarita membawa lompatan besar bagi pelayanan kesehatan anak di Indonesia Timur. RSUD Abepura kini resmi mengoperasikan alat bronkoskopi anak sebuah fasilitas medis canggih yang menjadi satu-satunya di seluruh wilayah Papua. ​Untuk memahami bronkoskopi, bayangkan sebuah kamera teropong berukuran sangat kecil dan fleksibel yang dimasukkan secara hati-hati melalui hidung atau mulut anak menuju saluran pernapasan.

Alat ini memungkinkan dokter melihat langsung kondisi bagian dalam paru-paru secara real-time di layar monitor. Melalui teropong ini, dokter dapat​ mengetahui penyebab pasti penyumbatan atau infeksi yang tidak terdeteksi oleh rontgen biasa. Kemudian, ​Mengambil sampel lendir atau jaringan di lokasi infeksi yang tersembunyi untuk diperiksa di laboratorium.

Serta, ​Membantu membersihkan sumbatan dahak kental pada kasus pneumonia berat atau asma kronis. ​Sejak beroperasi mulai Februari 2026, RSUD Abepura yang juga didukung pelayanan dr. Jumilarita di RS Provita telah menjadi pusat rujukan baru. Pasien anak dari berbagai daerah seperti Merauke, Nabire, Timika, Sarmi, hingga Jayapura kini tidak perlu lagi terbang jauh ke Jawa.

​”Saat ini di Rumah Sakit Abepura kita sudah ada alat bronkoskopi, jadi teropong paru-paru pada anak, dan alatnya juga masih baru. Dari semua enam provinsi Papua, baru RSUD Abepura yang memiliki alat tersebut, dan saya sendiri sebagai konsultan respirologi anak yang mengerjakannya,” jelas dokter yang juga berpraktik di RS Provita ini.

​Selain tindakan bronkoskopi yang sejauh ini telah berhasil dilakukan pada 5 pasien anak dengan indikasi medis ketat usia 5 tahun ke atas, RSUD Abepura juga sudah mampu melakukan tindakan tapping efusi pleura. Ini adalah prosedur invasif steril untuk mengeluarkan penumpukan cairan abnormal di rongga dada anak yang menekan paru-paru dan memicu sesak hebat.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Polisi Temukan 12 Pohon Ganja di Distrik Hubikosi

- Sat Narkoba dan Polsek Wamena Kota menemukan sebuah ladang berukuran panjang 4 Meter dan…

16 hours ago

Kepala BIN Sebut Pentingnya Regulasi Tangkal Spionase dan Intervensi Asing

   Mengingat negara-negara demokrasi maju telah memiliki regulasi serupa, Indonesia dinilai sangat membutuhkan aturan hukum…

17 hours ago

Ibu Korban Sempat Ditolak Masuk Ruang Sidang

Kuasa hukum keluarga korban, Sergius Wabiser, mengatakan pemeriksaan saksi telah dimulai sekitar pukul 11.00 WIT.…

18 hours ago

Kemenkes Kembalikan Dua Sertifikat Aset Tanah kepada Pemkot

  Dua sertifikat tersebut mencakup aset tanah Puskesmas Tanjung Ria serta Pusat Kesehatan Reproduksi (PKR)…

18 hours ago

Rumah Pensiunan Karyawan Swasta di Kwamki Ludes Terbakar

Insiden yang terjadi saat warga tengah beristirahat tersebut melalap habis seluruh bangunan rumah serta menghanguskan…

19 hours ago

Jadi Dasar Rumusan Kebijakan, Akurasi Data Kampung Diperkuat

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo berjabat tangan dengan para pegawai usai pertemuan di  ruang…

19 hours ago