Menurut Dessy, ketersediaan air bersih sangat vital, bukan hanya untuk kebutuhan pasien, tetapi juga untuk operasional alat-alat medis. Ia juga menyesalkan kondisi lift yang tidak berfungsi di ruang kemoterapi.
“Ada pasien yang sangat lemah, kakinya diperban, bahkan sedang menjalani pengobatan kanker, tapi terpaksa naik tangga. Ini tidak boleh terjadi,” tegasnya.
Wakil Ketua Komisi V DPRP, H. Jaya Kusuma, menambahkan bahwa persoalan ketersediaan obat mencerminkan lemahnya perencanaan pengelolaan rumah sakit.
“Kami melihat langsung di farmasi, banyak obat yang habis. Ini sangat miris karena menyangkut keselamatan pasien,” ujarnya.
Ia menilai, seharusnya di akhir tahun anggaran sudah dilakukan stok opname sehingga sisa obat bisa digunakan di awal tahun berikutnya. “Ini soal manajemen. Jangan sampai kebutuhan pasien tidak tersedia. Tujuan utama rumah sakit adalah menyembuhkan pasien,” katanya. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Deli menilai, perpanjangan masa tanggap darurat perlu diikuti dengan langkah konkret pemerintah, terutama untuk…
Menurutnya, terdapat delapan ruangan tribun yang saat ini digunakan untuk menampung para korban kebakaran.…
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…