Anak-anak yang masih membutuhkan penguatan literasi dan numerasi mendapat bimbingan tambahan di luar jam sekolah. Untuk kesehatan, pihak sekolah menjalin kerja sama dengan Puskesmas terdekat. Anak-anak mendapat makan tiga kali sehari, dari sarapan, makan siang hingga makan malam. Di sela-sewal waktu juga ada snack pagi dan sore. Mereka juga menerapkan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat yaitu bangun pagi, doa, olahraga, dan menjaga kebersihan lingkungan.
Telepon genggam hanya boleh digunakan saat akhir pekan, dengan waktu terbatas. Kunjungan orang tua pun dijadwalkan. Semua diatur bukan untuk membatasi, melainkan membentuk.
“Dari Jayapura, mereka belajar bahwa pendidikan bukan sekadar pelajaran, melainkan perjalanan pulang menuju harapan,” tutupnya. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Hal itu pun disampaikan Rismon setelah menemui Wapres Gibran di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat,…
Menurut Yunus Wonda, sensus ekonomi merupakan agenda strategis nasional yang sangat penting dalam menyediakan data…
Kordinator Acara dan juga selaku Asisten II Sekda Kabupaten Jayapura Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Abdul…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda meminta panitia seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) agar membuka kesempatan…
Terkait ini Polres Mappi langsung bergerak menelusuri apa yang sebenarnya terjadi, mengapa patung tersebut bisa…
Kejadian ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai sistem pengamanan di kawasan tambang yang selama ini dikenal…